Uang Beredar Selama Ramadan Capai Rp8.888 Triliun

  • 25 Apr 2024 15:22 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Bank Indonesia (BI) melaporkan jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2024 mencapai Rp8.888,4 triliun. Ini berarti peningkatan 7,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 5,3 persen (yoy).

Demikian disampaikan Asisten Gubernur Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, Kamis (25/4/2024). "Ini dipengaruhi pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,9 persen (yoy) dan uang kuasi 6,2 persen (yoy)," ujarnya.

Selain itu, perkembangan M2 pada Maret 2024 dipengaruhi perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih pada Pemerintah Pusat. Menurut Erwin, penyaluran kredit pada Maret 2024 tumbuh 11,8 persen (yoy), naik dari bulan sebelumnya 11 persen (yoy).

Sementara tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh 18 persen (yoy) setelah terkontraksi 1,0 persen pada bulan sebelumnya. Sedangkan aktiva luar negeri bersih terkontraksi 1,1 persen (yoy) setelah tumbuh 2,3 persen (yoy) pada Februari 2024.

Uang beredar secara luas (M2) terdiri dari uang beredar sempit (M1), deposito berjangka, dan saldo tabungan (uang kuasi). Sedangkan M1 terdiri dari uang kertas dan uang logam yang dipegang masyarakat, ditambah simpanan dalam bentuk rekening koran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....