Waspadai Meningkatnya Iklan Judi Online

  • 25 Feb 2024 20:56 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Penyebaran iklan judi online di Indonesia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Sebagian besar pengguna internet di Indonesia melaporkan telah melihat iklan judi online ketika browsing online.

Data yang memprihatinkan sebelumnya dirilis oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), mencatat total perputaran uang dari judi online sepanjang 2023 mencapai Rp327 triliun. Total tersebut berasal dari 168 juta transaksi yang dilakukan oleh 3,29 juta masyarakat Indonesia.

Hasil survei terbaru dari Populix yang bertajuk “Understanding the Impact of Online Gambling Ads Exposure” memberikan gambaran tentang sejauh mana paparan dan dampak iklan judi online terhadap pengguna internet.

Di antara berbagai jenis iklan judi online, permainan judi slot paling sering dilihat dan mendominasi. Berikutnya diikuti dengan iklan judi domino, poker online, kasino online, dan judi bola.

Iklan perjudian online sering kali muncul dalam konten-konten media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan Facebook. Namun, iklan-iklan paling banyak ditemukan di situs web film dan situs web gaming.

Selain website dan media sosial, judi online juga sering terlihat dari konten-konten para influencer yang melakukan promosi judi online. Paparan iklan judi online di Indonesia saat ini mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, baik itu di website maupun media sosial.

Banyaknya iklan judi online mendorong peningkatan jumlah masyarakat yang terjerumus dalam praktik tersebut. Setidaknya, ketika melihat iklan, 41% responden menyatakan tertarik untuk membuka situs perjudian online. Dari jumlah tersebut, 16% responden mengaku mencoba perjudian online.

Yang lebih mengkhawatirkan, mayoritas penjudi online berasal dari kelompok pendapatan rendah. Banyak yang tertarik untuk mencari keuntungan, namun pada akhirnya merugi. Judi online hanya akan membuat kamu ketagihan menghabiskan uang untuk modal, tanpa menjamin keuntungan yang pasti. (Henny Sulistyawati)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....