Rupiah Melemah Tajam hingga 50 Poin

  • 17 Jan 2024 16:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Rupiah melemah cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam penutupan perdagangan sore ini. Data Bloomberg menunjukkan rupiah melemah hingga 50 poin atau 0,32 persen di posisi Rp15.643 per dolar AS.

Keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga (BI-Rate) sebesar 6 persen tidak mampu mendongkrak rupiah. Sentimen pasar nampak lebih terpengaruh pernyataan pejabat Bank Sentral AS mengisyaratkan penundaan pemangkasan suku bunga.

“Gubernur The Fed Christopher Waller mengisyaratkan pendekatan hati-hati terhadap penurunan suku bunga. Menurutnya, ada potensi penundaan pemangkasan suku bunga melihat ketahanan ekonomi AS saat,” kata Analis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi, Rabu (17/1/2024).

Ibrahim menilai, komentar Waller mendorong dolar ke level tertinggi dalam sebulan terakhir. Selain itu, memicu lonjakan tajam imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) tenor 10 tahun dengan suku bunga melampui 4 persen.

“Sekarang, pasar menunggu data produksi industri dan penjualan ritel di AS yang akan dirilis Rabu waktu setempat. Perkembangan data ekonomi menjadi tanda kekuatan ekonomi yang akan mempengaruhi kebijakan suku bunga di Amerika Serikat,” ujarnya.

Baca Juga : Rupiah Diprediksi Masih Melemah Karena Tekanan Eksternal

Sementara itu, CME Fedwatch yang mengukur ekspektasi pasar, menunjukkan penurunan harapan akan pemangkasan suku bunga dari 66,1 persen menjadi 62,8 persen. Ekspektasi pasar melemah, juga karena data pertumbuhan ekonomi Tiongkok hanya tumbuh 5,2 persen di triwulan-4 tahun 2023.

Sementara itu, indeks saham juga meluncur ke zona merah dalam penutupan perdagangan sore ini. Data RTI Business menunjukkan, IHSG melemah 41 poin atau 0,58 persen di level 7.200,63.

Hari ini sebanyak 333 saham turun, 242 saham stagnan dan hanya 197 saham yang harganya naik. Saham yang paling aktif perdagangannya, dari data Bursa Efek Indonesia, adalah saham berkode BBCA, GOTO, ASII, BBRI, dan CGAS.

Volume saham yang ditransaksikan sebanyak 23,88 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp11,41 triliun. Sedangkan nilai kapitalisasi pasar hari ini sebesar Rp11.374 triliun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....