Hari Ini, Nilai Tukar Rupiah Pulih Tinggalkan Level Rp18.000
- 30 Sep 2026 10:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Berdasarkan data Bloomberg, rupiah terpantau naik 0,35 persen atau 63 poin menjadi Rp17.918 per dolar AS
- Rupiah diperkirakan berpotensi menguat terhadap dolar AS. Peluang itu ditopang oleh menurunnya harga minyak dunia
- Harga minyak mentah turun seiring pulihnya sebagian pasokan dari pipa minyak Saudi
RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah terpantau naik 0,35 persen atau 63 poin menjadi Rp17.918 per dolar AS.
Pada perdagangan Selasa kemarin, nilai tukar rupiah sempat menembus level Rp18.000 per dolar AS. Namun saat penutupan perdagangan, rupiah melemah tipis 0,02 persen menjadi Rp17.981 per dolar AS.
Analis Pasar Uang memprakirakan rupiah hari ini berpeluang berbalik menguat. Meski masih dibayangi tekanan dari eksternal dan mata uang dolar AS.
"Rupiah diperkirakan berpotensi menguat terhadap dolar AS. Peluang itu ditopang oleh menurunnya harga minyak dunia," kata Analis Pasar Yang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, Rabu, 30 September 2026.
Harga minyak mentah turun seiring pulihnya sebagian pasokan dari pipa minyak Saudi. Harga minyak Brent misalnya, turun 2,6 persen menjadi USD102 per barel.
Sementara itu, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun masih tinggi di level 5,23 persen. Imbal hasil obligasi AS juga mempengaruhi posisi nilai tukar rupiah.
"Karenanya, penguatan rupiah akan terbatas mengingat dolar AS dan imbal hasil yang masih relatif tinggi," ucap Lukman. Di sisi lain, investor umumnya masih waspada dan mengantisipasi rilis data ekonomi penting beberapa hari kedepan.
Lukman memprakirakan rupiah hari akan bergerak di kisaran Rp17.900-Rp18.050 per dolar AS. Sementara itu indeks dolar AS hari ini diprakirakan bergerak di level 101,3-101,4.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....