Hadapi Volatilitas Global, Pemerintah Perkuat Ekonomi Domestik
- 29 Sep 2026 15:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah perlu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja formal
- Pemerintah mendorong peningkatan ekspor di tengah volatilitas pasar global akibat kondisi Amerika Serikat dan Timur Tengah
- Ekonomi domestik Indonesia tetap kuat dengan pertumbuhan 5,45 persen, pertumbuhan transaksi, dan penerimaan pajak
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengatakan pemerintah perlu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja formal. Pemerintah juga mendorong peningkatan ekspor di tengah kondisi ekonomi dunia yang menghadapi volatilitas pasar global.
“Pentingnya pada saat ini kita memikirkan bagaimana menciptakan employment, serapan tenaga kerja semakin formal semakin baik. Selain itu juga kami ingin menegaskan, kita juga perlu mendorong ekspor kita,” ujarnya usai mengikuti Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 29 September 2026.
Suahasil menyebut, kondisi Amerika Serikat dan agenda di Timur Tengah, terutama Iran, menciptakan volatilitas di pasar global. Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditangani agar tidak mengganggu perekonomian Indonesia.
Ial mengatakan, kondisi ekonomi domestik Indonesia masih sangat kuat dengan pertumbuhan ekonomi yang berjalan baik. Ia menyebut pertumbuhan sebesar 5,45 persen menunjukkan kegiatan ekonomi tetap berjalan.
“ Di sisi lain, domestik kita sangat kuat, pertumbuhan kita masih berjalan baik. Pertumbuhan yang berjalan baik 5,45% berarti kegiatan ekonomi itu bekerja, transaksi berjalan, pajak terlihat, pajak terlihat ada pertumbuhan,” katanya.
Suahasil juga menyampaikan transaksi berjalan dan penerimaan pajak menunjukkan pertumbuhan. Selain itu, pemerintah dinilai mampu menangani inflasi sebagai salah satu modal untuk menjaga perekonomian nasional.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal untuk menciptakan lapangan kerja (employment) dan meningkatkan ekspor ke pasar dunia. Ia menyebut perkembangan tersebut akan memberikan dampak baik bagi Indonesia.
“Ini semua adalah modal kita untuk terus menciptakan employment tadi dan juga modal kita. Untuk terus bisa melakukan ekspor ke pasar dunia dan ini akan berakibat baik untuk negara kita,” ucap Suahasil.
Ia mengatakan pemerintah akan bekerja bersama kementerian lain serta Danantara untuk melihat ruang investasi. Upaya tersebut mencakup penciptaan barang dan jasa, penyerapan tenaga kerja, serta menjaga APBN tetap kredibel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....