Banggar DPR Sebut APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat
- 29 Sep 2026 13:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- APBN 2027 menjadi cerminan kebijakan politik anggaran untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat
- Program pemerintah yang dibiayai APBN harus memberikan dampak nyata dan dapat diukur bagi masyarakat
- Pendapatan dan belanja negara naik Rp9,1 triliun, sementara defisit tetap ditargetkan 2,4 persen PDB
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Badan Anggaran Said Abdullah menyebut APBN 2027 mencerminkan kebijakan politik anggaran negara. Kebijakan tersebut diarahkan untuk mewujudkan cita-cita kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemerintah.
“ Arah kebijakan politik anggaran APBN 2027, yang pertama tentu RAPBN yang baru disetujui pengesahannya oleh DPR. Merupakan cerminan dan kebijakan politik anggaran negara untuk mewujudkan cita-cita kesejahteraan,” ujarnya usai Rapat Paripurna di DPR RI, Jakarta, Selasa, 29 September 2026
Said mengatakan negara bertanggung jawab menghadirkan program subsidi, perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan rakyat. Menurutnya, APBN harus menjadi instrumen negara dalam mewujudkan konsep ‘welfare state’.
Ia menegaskan setiap program pemerintah yang dibiayai APBN harus memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Dampak tersebut harus dapat diukur berdasarkan pendekatan ‘science-based’ dan kebebasan rakyat sebagai penerima manfaat.
“Dengan demikian program yang dibiayai harus bisa diukur, baik dengan pengukuran berdasarkan science-based. Tetapi juga melalui kebebasan rakyat secara langsung sebagai penerima manfaat,” ucap Said.
Said menyampaikan terdapat kenaikan pendapatan negara sebesar Rp9,1 triliun dibandingkan usulan nota keuangan APBN 2027. Belanja negara juga meningkat Rp9,1 triliun, namun target defisit tetap sebesar 2,4 persen Produk Domestik Bruto (PDB).
Ia menegaskan APBN 2027 tetap menjalankan fungsi anggaran dengan memegang prinsip kehati-hatian. Ia memastikan APBN tetap kredibel, sehat, dan berkelanjutan untuk mendukung program pemerintah.
“Itu artinya kita akan memastikan kemampuan maksimal APBN 2027 untuk menjalankan fungsi anggaran tetap memegang prinsip kehati-hatian. APBN kita tetap credible, APBN kita tetap sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....