IHSG Diprakirakan 'Rebound' Hari Ini

  • 23 Sep 2026 08:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal diprakirakan berbalik menguat (rebound) hari ini
  • Di dalam negeri, pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan diumumkan hari ini
  • Pasar berekspektasi terhadap rencana pertemuan Presiden AS dan Presiden Tiongkok pada minggu ini

RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal diprakirakan berbalik menguat (rebound) hari ini. Pada Selasa kemarin, IHSG ditutup turun cukup signifikan 1,7 persen ke level 6.277.

Penurunan IHSG disertai aksi jual saham oleh investor asing dengan net sell sebesar Rp672 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, TINS, BBCA, BMRI dan TPIA.

"IHSG berpotensi short term teknikal rebound ke 6.300-6.320. Hati-hati jika gagal tembus diatas level 6.320, IHSG akan terkoreksi lagi ke level 5.850-6.100 middle term," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Rabu, 23 September 2026.

Sementara itu bursa saham global mayoritas menguat pada perdagangan Selasa kemarin. Di Amerika Serikat, bursa saham Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi, naik 0,45 persen ditopang saham-saham terkait AI.

Bursa saham di kawasan Asia kompak menguat, kecuali bursa saham Jepang yang tutup karena libur nasional. Penguatan bursa saham di Asia dipengaruhi rally perdagangan saham di bursa saham Wall Street, AS.

"Pasar berekspektasi terhadap rencana pertemuan Presiden AS dan Presiden Tiongkok pada minggu ini," ucap Fanny. Kecerdasan buatan, perang Iran, tarif, dan logam tanah jarang disebut akan menjadi topik utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Pasar juga akan mengamati survei manufaktur Federal Reserve Richmond. Pidato Presiden Fed New York John Williams dan Presiden Fed Richmond Tom Barkin juga menjadi perhatian pelaku pasar.

Di dalam negeri, pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan diumumkan hari ini. Para analis memprakirakan BI masih akan mempertahankan suku bunga di level 5,75 persen bulan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....