IHSG Dibuka di Zona Hijau ke Level 6.544 pada Perdagangan Hari Ini
- 15 Sep 2026 09:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- IHSG dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 15 September 2026, mencapai level 6.544,77 dengan kenaikan 10 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
- Pada perdagangan Senin sebelumnya, IHSG melemah tipis sebesar 0,10 persen dan ditutup di level 6.534,69, dengan level terendah yang sempat menyentuh 6.371.
- Pergerakan positif IHSG pada pembukaan perdagangan Selasa menunjukkan sentimen pasar yang mulai membaik setelah pelemahan pada hari sebelumnya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 15 September 2026. IHSG berada di level 6.544,77, naik sekitar 10 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan perdagangan Senin.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah tipis 0,10 persen ke level 6.534,69. Dalam perdagangan tersebut, IHSG bahkan sempat menyentuh level terendah di 6.371.
Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG hari ini cenderung sideways. Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.400 hingga 6.600.
“IHSG bahkan sempat menyentuh level terendah di 6.371. Sehingga hari ini, secara teknikal IHSG diprakirakan bergerak sideways di kisaran 6.400-6.600,” kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Selasa, 15 September 2026.
Selain faktor teknikal, pelaku pasar mencermati pelantikan Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara, oleh Presiden Prabowo Subianto. Pergantian tersebut diharapkan dapat menjaga kredibilitas dan disiplin fiskal pemerintah.
“Pergantian pos Menteri Keuangan ini diharapkan akan lebih menjaga kredibilitas dan disiplin fiskal. Sehingga menjaga defisit APBN tetap aman di bawah batas tiga persen,” ujar Tim Phintraco.
Phintraco menilai pengalaman Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan dapat mendukung proses transisi kebijakan fiskal. Pemahaman terhadap postur anggaran dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan lancar.
“Investor berharap kredibilitas dan konsistensi fiskal dari Menteri baru ini. Sehingga dapat mengembalikan kepercayaan investor domestik dan global terhadap ekonomi makro dan pasar keuangan Indonesia,” kata mereka.
Menurut mereka, peningkatan kepercayaan investor dapat mendorong aliran modal asing masuk ke pasar domestik. Kondisi tersebut juga diharapkan mendukung penguatan rupiah serta menjaga stabilitas imbal hasil Surat Berharga Negara dan IHSG.
“Bagi bursa saham, dampak pergantian Menkeu dalam jangka pendek diperkirakan cenderung fluktuatif. Sedangkan jangka panjang, investor menantikan realisasi kebijakan yang diterapkan oleh Menteri Keuangan yang baru,” ujar mereka.
Dari pasar Amerika Serikat, indeks utama Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin. Pelaku pasar juga masih mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed yang diperkirakan akan naik bulan ini.
Dengan kondisi tersebut, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih berlangsung terbatas. Investor akan mencermati perkembangan kebijakan fiskal domestik serta sentimen dari pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....