IHSG Melemah Tipis 0,12 Persen di Jeda Siang Perdagangan Hari Ini
- 07 Sep 2026 15:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- IHSG ditutup di level 6.628,19 pada jeda siang perdagangan Senin, 7 September 2026, mengalami penurunan 8,29 poin atau 0,12 persen dari penutupan sebelumnya.
- Indeks sempat mencapai posisi tertinggi di level 6.667,75 pada pembukaan pagi sebelum bergerak melemah dan menyentuh level terendah 6.620,52.
- IHSG bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan pagi namun tidak mampu mempertahankan momentum positif tersebut hingga akhir sesi pertama.
RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada jeda siang perdagangan Senin, 7 September 2026. Hingga penutupan sesi pertama, IHSG berada di level 6.628,19 atau turun 8,29 poin setara 0,12 persen.
Sejak pembukaan perdagangan pagi, IHSG sempat bergerak di zona hijau dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Indeks mencapai posisi tertinggi di level 6.667,75, sebelum kembali bergerak melemah dan menyentuh level terendah 6.620,52.
Pada perdagangan sesi pertama, volume transaksi saham tercatat mencapai 24,56 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp8,47 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1,32 juta kali transaksi.
Sebanyak 293 saham tercatat menguat, 292 saham melemah, dan 203 saham lainnya bergerak stagnan. Sebelumnya, Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas memprakirakan IHSG akan melemah terbatas pada perdagangan awal pekan.
Pada perdagangan Jumat, 4 September 2026, IHSG ditutup turun 0,47 persen ke level 6.636. Pelemahan tersebut juga diikuti aksi jual investor asing dengan nilai mencapai Rp317,01 miliar.
Sejumlah saham yang paling banyak dijual investor asing di antaranya DSSA, ASII, BBCA, ANTM, dan ISAT. Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menilai IHSG masih berpeluang mengalami pelemahan terbatas dengan level support 6.600 dan resistansi 6.710.
"Berdasarkan analisa teknikal, IHSG hari berpotensi melemah terbatas. IHSG akan bergerak di level support 6.600 untuk level resistansi 6.710," kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Senin, 7 September 2026.
| Baca juga: IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.652 |
Dari dalam negeri, pelaku pasar masih mencermati sejumlah data ekonomi yang akan dirilis Bank Indonesia sepanjang pekan ini. Salah satunya data cadangan devisa yang dirilis hari ini, serta indeks keyakinan konsumen yang dijadwalkan pada Rabu mendatang.
"Hari ini BI akan merilis data cadangan devisa, dan data indeks keyakinan konsumen pada Rabu lusa," ucap Tim Pilarmas. Sementara dari global, perhatian investor tertuju pada sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis pekan ini.
Di antaranya indeks harga produsen atau Producer Price Index (PPI) yang diprakirakan meningkat secara bulanan maupun tahunan. Pasar juga menanti data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis Jumat mendatang.
"Data inflasi Amerika akan dirilis Jumat mendatang. Data ini akan menjadi tolok ukur penting bagi The Fed dalam memutuskan tingkat suku bunga nantinya," ujar Tim Pilarmas.
"Meskipun secara sentimen sedikit, namun dampak yang diberikan akan terasa terkait dengan data ekonomi di Amerika." Kondisi tersebut dinilai tetap dapat memberikan sentimen terhadap pergerakan pasar keuangan, termasuk IHSG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....