Sesi I IHSG Ditutup Menguat 0,52 Persen ke Level 6.535
- 21 Agt 2026 13:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- IHSG ditutup menguat 0,52 persen ke level 6.535 pada Sesi I perdagangan, didorong oleh sentimen positif dalam negeri.
- Pasar tengah mencermati rencana BEI mengubah batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1.
- Perubahan tersebut akan diuji coba pada 22 dan 29 Agustus 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menutup perdagangan Sesi I, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat 0,52 persen ke level 6.535 dibandingkan penutupan sehari sebelumnya. IHSG dibuka pada level 6.524 dan sempat menyentuh level tertinggi di 6.543.
Level support IHSG diproyeksikan berada pada rentang 6.450 - 6.500. Sementara itu, level resistansi diperkirakan berada pada kisaran 6.520 - 6.600.
Laju IHSG hingga siang ini ditopang sentimen positif dalam negeri. Bank Indonesia (BI) melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) triwulan kedua membaik drastis.
"Defisit menyusut menjadi 0,9 miliar Dolar AS. Turun dari triwulan sebelumnya sebesar 9,1 miliar Dolar AS," kata tim Pilarmas Investindo.
Di sisi lain, pasar mencermati rencana Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan mengubah batas harga minimum yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai. "Pembatasan yang dilakukan, dari harga Rp50 menjadi Rp1 per saham," kata Tim Phintraco Sekuritas.
Perubahan tersebut akan diuji coba bersama anggota bursa pada 22 dan 29 Agustus 2026. "BEI menargetkan perubahan tersebut mulai diimplementasikan pada 7 September 2026," ucap Tim Phintraco.
Dari kawasan regional, bursa Asia menguat terdorong ekspansi PMI Manufaktur Jepang yang naik ke level 55,1 pada Agustus 2026. Investor Asia juga menantikan arah kebijakan baru dari pertemuan Komite Tetap KRN Tiongkok pekan depan.
Sementara dari pasar global, Wall Street masih dibayangi tingginya imbal hasil obligasi AS. Namun, harga minyak dunia melanjutkan kenaikan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik AS-Iran di Selat Hormuz, disusul ancaman sanksi ekonomi baru dari Washington.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....