Nilai Tukar Rupiah Makin Melemah, Pengaruh Sentimen Risk Off

  • 24 Jul 2026 10:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Data Bloomberg menunjukkan, rupiah dibuka turun 0,25 persen atau 44 poin ke posisi Rp17.980 per dolar AS
  • Rupiah melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off para investor
  • Indeks dolar AS hari ini menguat 0,3 persen ke level 101,46

RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan hari ini, Jum'at 24 Juli 2026. Data Bloomberg menunjukkan, rupiah dibuka turun 0,25 persen atau 44 poin ke posisi Rp17.980 per dolar AS.

Pada penutupan perdagangan Kamis kemarin, nilai tukar rupiah juga turun 0,11 persen menjadi Rp17.936 per dolar AS. Analis Pasar Uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong memprakirakan rupiah hari ini akan melemah.

"Rupiah melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off para investor," kata Lukman, Jumat, 24 Juli 2026. Menurutnya, pelaku pasar cenderung menjauhkan diri dari risiko akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah.

Konflik AS-Iran yang berlanjut dan makin memanas, melejitkan harga minyak mentah dunia. Sentimen pasar ikut terpengaruh dan berimbas ke pergerakan mata uang.

"Rupiah hari ini akan bergerak di rentang Rp17.900-Rp18.050," ucapnya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali berisiko menembus level Rp18.000 lagi.

Lembaga pemeringkat internasional S&P ikut mencermati pergerakan nilai tukar rupiah yang mengalami depresiasi. Menurut S&P, depresiasi mata uang, ibarat pedang bermata dua bagi korporasi Asia termasuk Indonesia.

Di satu sisi, eksportir mungkin diuntungkan.Tapi importir akan menanggung biaya yang lebih tinggi sehingga cenderung dirugikan.

Sementara itu, indeks dolar AS hari ini menguat 0,3 persen ke level 101,46. Level tersebut tercatat sebagai tertinggi dalam sebulan terakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....