OJK Restui Penggabungan Delapan BPR ke dalam PT BPR Pusaka Dana
- 09 Jul 2026 08:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- OJK menyetujui penggabungan delapan BPR ke dalam PT BPR Pusaka Dana sebagai bagian dari penguatan industri BPR nasional.
RRI.CO.ID, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan delapan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) ke dalam PT BPR Pusaka Dana. Hal ini dilakukan untuk memperkuat konsolidasi industri BPR nasional.
Persetujuan penggabungan ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-48/D.03/2026 tertanggal 1 Juli 2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur permodalan dan daya saing industri perbankan.
Delapan BPR yang bergabung adalah PT BPR Lambang Ganda, PT BPR Tutur Ganda, dan PT BPR Sungkunandhana. Kemudian PT BPR Persada Ganda, PT BPR Ihuthan Ganda, PT BPR Sapadhana, PT BPR Padat Ganda, dan PT BPR Ulintha Ganda.
Kepala OJK Provinsi Banten, Adi Dharma, mengatakan penggabungan tersebut merupakan implementasi Peraturan OJK Nomor 7 Tahun 2024. Menurut dia, konsolidasi menjadi langkah strategis memperkuat ketahanan industri BPR.
“Ini merupakan bentuk nyata penguatan struktur industri BPR,” ujarnya, Rabu 8 Juli 2026. Sehingga BPR diharapkan mampu meningkatkan kapasitas permodalan, memperluas jaringan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing dalam memberikan layanan berkualitas.
Adi menambahkan keberhasilan konsolidasi tidak hanya bergantung pada penyelesaian administrasi penggabungan. Menurut dia, bank hasil penggabungan juga harus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, kualitas SDM, dan pelayanan kepada nasabah.
"OJK akan terus mengawasi agar proses integrasi pascapenggabungan berjalan efektif,” katanya. Sehingga, lanjut dia, tujuan konsolidasi untuk menciptakan BPR yang lebih sehat, kuat, efisien, dan kompetitif dapat tercapai secara optimal.
Penggabungan tersebut merupakan bagian dari Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR-BPRS 2024-2027. PT BPR Pusaka Dana juga akan memiliki jaringan operasional yang tersebar di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....