IHSG Dibuka Melemah Tipis 0,04 Persen, Mayoritas Saham Bergerak di Zona Merah

  • 08 Jul 2026 09:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG dibuka melemah di level 5.984,18 turun 2,23 poin atau 0,04 persen pada perdagangan Rabu, 8 Juli 2026 dengan dominasi 387 saham melemah di zona merah.
  • Hari sebelumnya IHSG ditutup menguat 70,43 poin atau 1,19 persen ke level 5.986 didorong kenaikan sektor properti dan real estat yang mencatatkan kenaikan tertinggi.
  • Analis memprediksi IHSG berpotensi bergerak mixed dalam kisaran 5.900-6.000 dengan support-resistance 5.640-6.000, dipengaruhi kombinasi sentimen positif dari kenaikan cadangan devisa dan sentimen negatif dari pelebaran defisit APBN.

RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Rabu, 8 Juli 2026. Pada awal sesi pertama, IHSG berada di level 5.984,18 atau turun 2,23 poin setara 0,04 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Pelemahan indeks terjadi di tengah dominasi saham yang bergerak di zona merah. Sebanyak 387 saham melemah, 128 saham menguat, dan 163 saham lainnya bergerak stagnan pada awal perdagangan.

Meski dibuka melemah, sehari sebelumnya IHSG berhasil ditutup menguat 70,43 poin atau 1,19 persen ke level 5.986. Penguatan tersebut didorong kenaikan sejumlah sektor, dengan sektor properti dan real estat menjadi yang mencatatkan kenaikan tertinggi.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih berpotensi mengalami pelemahan terbatas pada perdagangan hari ini. "Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 5.640 - 6.000," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam riset hariannya, Rabu, 8 Juli 2026.

Tim Pilarmas merekomendasikan sejumlah saham yang masuk dalam daftar pantauan, yakni BRPT dan ASII. Kedua saham tersebut dinilai memiliki peluang menarik untuk dicermati investor dalam perdagangan hari ini.

Sementara, Tim Riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi bergerak mixed pada kisaran 5.900 hingga 6.000. Pergerakan tersebut dipengaruhi kombinasi sentimen positif dan negatif yang berkembang di pasar.

"IHSG ditutup di atas level MA20 dan MACD masih menunjukkan minat beli, namun beberapa sentimen negatif diperkirakan berpotensi terjadinya profit taking. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi bergerak mixed pada kisaran 5900-6000," tulis Tim Phintraco Sekuritas.

Phintraco mencatat salah satu sentimen positif berasal dari kenaikan cadangan devisa Indonesia menjadi 145,6 miliar dolar AS pada Juni 2026. Posisi tersebut meningkat dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 144,9 miliar dolar AS.

Di sisi lain, pasar juga mencermati proyeksi pelebaran defisit APBN 2026 yang diperkirakan mencapai Rp734,3 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kondisi tersebut dinilai berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pergerakan pasar saham.

Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan, yakni HMSP, CPIN, PGEO, SMGR, dan BBNI. Investor diperkirakan masih akan mencermati perkembangan data ekonomi domestik sebagai penentu arah pergerakan IHSG selanjutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....