Kementerian Investasi dan Hilirisasi Ajukan Tambahan Anggaran Rp578,93 Miliar
- 15 Jun 2026 12:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pagu indikatif yang diterima sebesar Rp625,14 miliar, turun 37,6 persen dari alokasi 2026 dan baru memenuhi sekitar 52 persen kebutuhan minimal kementerian.
- Kementerian Investasi dan Hilirisasi mengajukan tambahan anggaran Rp578,93 miliar untuk 2027 guna memenuhi kebutuhan minimal sebesar Rp1,2 triliun.
- Rosan Roeslani menargetkan realisasi investasi 2027 mencapai Rp2.322 triliun atau naik 13,8 persen dibanding target 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp578,93 miliar untuk tahun 2027. Tambahan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan minimal kementerian yang mencapai Rp1,2 triliun.
Rosan menyampaikan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi ditargetkan mencapai realisasi investasi sebesar Rp2.322 triliun pada 2027. Target tersebut lebih tinggi 13,8 persen dibandingkan target investasi tahun 2026.
"Sesuai rancangan RKP tahun 2027, Kementerian Investasi ditargetkan mencapai realisasi investasi sebesar Rp2.322 triliun. Atau 13,8 persen lebih tinggi dibanding target 2026," kata Rosan dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, pihaknya mengusulkan anggaran sebesar Rp2,19 triliun. Namun, pagu indikatif yang diterima kementerian saat ini sebesar Rp625,14 miliar.
Rosan mengatakan pagu indikatif tersebut turun 37,6 persen dibandingkan alokasi tahun 2026. Menurutnya, angka tersebut baru memenuhi sekitar 52 persen dari kebutuhan minimal kementerian.
"Untuk mendukung pencapaian tersebut, kami mengusulkan anggaran sebesar Rp2,19 triliun. Namun pagu indikatif yang kami terima saat ini adalah Rp625,14 miliar atau turun 37,6 persen dari alokasi 2026," ujarnya.
Ia menjelaskan kebutuhan minimal Kementerian Investasi dan Hilirisasi mencapai Rp1,2 triliun. Karena itu, pihaknya mengharapkan dukungan DPR RI agar tambahan anggaran dapat terpenuhi.
"Kami berharap dukungan pimpinan dan anggota Komisi XII. Agar tambahan anggaran sebesar Rp578,93 miliar sesuai kebutuhan minimal dapat terpenuhi," ucapnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Dony Maryadi Oekon menyampaikan pagu indikatif Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM tahun anggaran 2027 sebesar Rp625,14 miliar. Anggaran tersebut terdiri atas program dukungan manajemen dan program penanaman modal serta hilirisasi.
Dony menjelaskan rincian pagu tersebut meliputi Rp470,95 miliar untuk program dukungan manajemen. Sementara Rp154,18 miliar dialokasikan untuk program penanaman modal dan hilirisasi.
"Dengan rincian sebesar Rp470.957.046.000 untuk program dukungan manajemen. Dan sebesar Rp154.183.659.000 untuk program penanaman modal dan hilirisasi," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....