Menteri Purbaya Percaya Diri Kendalikan Rupiah

  • 10 Mar 2026 18:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan jika fondasi ekonomi Indonesia bagus maka lebih mudah mengendalikan rupiah. Bahkan menurutnya, akan lebih mudah mengendalikan rupiah ketimbang mengendalikan ekonomi yang berantakan.

"Selama fondasi ekonomi kita bagus, mengendalikan rupiah lebih gampang. Lebih gampang dibanding kalau ekonomi lagi berantakan,"kata Purbaya kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.

Penegasan Purbaya menanggapi nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Nilai tukar rupiah menyentuh level Rp 17.000 terhadap dolar Amerika pada sesi perdagangan, Senin, 9 Maret 2026.

Ditanya soal strategi, menurutnya paling penting adalah sinergi yang padu antara pemerintah dengan Bank Indonesia (BI). Bank sentral akan terus memonitor pergerakan nilai tukar rupiah.

"Kalau kita memastikan perkembangan ekonomi bagus, uang di sistem cukup, dan BI mungkin monitor keadaan nilai tukar seperti apa. Jadi, kerjasama yang enak antara pemerintah dengan BI perlu untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Menurutnya kekompakan antar kementerian/lembaga, sangat penting. "Kalau kompak seperti ini, tidak terlalu sulit mengendalikan gejolak pasar dunia,"ujarnya.

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat ke level Rp16.863 pada perdagangan hari ini, Selasa (10/3/2026). Rupiah turun sebesar 86 poin atau 0,51 persen dari penutupan sebelumnya di level Rp16.949.

Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya rupiah sempat menembus level Rp17.000 per dolar AS karena tertekan lonjakan harga minyak dunia. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah, dibuka di posisi Rp17.017 per dolar AS, melemah 0,54 persen dibandingkan penutupan pasar sebelumnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....