Ma'ruf Amin: Ekonomi Syariah Ditargetkan Jadi Arus Utama Ekonomi Nasional
- 11 Feb 2026 15:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Ketua Badan Pengawas Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI), Ma’ruf Amin menegaskan transformasi ekonomi syariah ditargetkan menjadi arus utama nasional. Ia mengatakan target tersebut diproyeksikan jangka panjang dalam 25 tahun ke depan.
Ma'ruf menyebut pengembangan ekonomi syariah membutuhkan proses bertahap dan strategi berkelanjutan. “Pengembangan ekonomi syariah itu tidak bisa instan, kita punya target jangka panjang, 25 tahun, agar sesuai prinsip syariah,” ujar Ma’ruf Amin saat ditemui usai rangkaian pleno pengurus DSN-MUI di Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
Ia menjelaskan tahapan awal difokuskan pada peningkatan literasi ekonomi syariah di masyarakat. Tahap berikutnya diarahkan pada penguatan kualitas serta perluasan pangsa pasar ekonomi syariah.
“Literasi itu penting agar masyarakat memahami bahwa berekonomi secara syariah bukan hanya pilihan, tetapi kebutuhan. Ketika sudah tersedia sistem yang normal dan sesuai syariah, maka penggunaan sistem non-syariah seharusnya ditinggalkan,” ucap Wakil Presiden RI ke-13 tersebut.
Menurut Ma'ruf, prinsip syariah seperti larangan manipulasi, gharar, dan perjudian menjadi fondasi ekonomi yang sehat. Kepatuhan terhadap prinsip tersebut diyakini dapat meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan investor.
“Kalau rambu-rambu syariah dijalankan, insyaallah tidak akan terjadi manipulasi, kepercayaan akan tumbuh. Baik dari investor dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya.
Ia menegaskan penguatan ekonomi syariah memerlukan sinergi berbagai pihak. Kolaborasi regulator, pelaku industri, dan masyarakat dinilai penting agar ekosistem berkembang optimal.
“Ekonomi syariah itu satu ekosiste, DSN-MUI berperan sebagai motor penggerak melalui fatwa. Tetapi harus didukung oleh regulator, pelaku industri, dan masyarakat secara bersama-sama,” kata Ma'ruf.
Ia berharap strategi jangka panjang tersebut mampu memperkuat peran ekonomi syariah nasional. Langkah itu diharapkan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi Indonesia.
MUI terus menekankan pentingnya penguatan ekosistem ekonomi syariah nasional. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi salah satu fondasi kuat untuk mewujudkannya.
“Ada tiga kunci yang harus kita lakukan ke depan. Kita harus menjadi melting point," ucap Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI, Cholil Nafis.
Cholil memaknainya sebagai refleksi sekaligus penguatan peran strategis lembaga dalam mengawal ekonomi syariah. "Pertama tafahum, jangan sampai kita ini tidak saling paham, kedua ta’awun, kita harus saling tolong-menolong, dan ketiga taghafur, saling memaklumi,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....