Ini Penyebab Harga Emas Turun

  • 01 Feb 2026 14:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta –  Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi menyebutkan sejumlah faktor yang menyebabkan harga emas turun sejak Sabtu, 31 Januari 2026.  Menurutnya, pasar sedang panik, dipengaruhi oleh perkembangan di Amerika Serikat soal pemilihan ketua the Fed

“Pasar mencermati keputusan Presiden Trump memilih Kevin Warsh yang akan mengantikan Jerome Powell sebagai ketua the Fed,” kata Ibrahim dalam analisisnya, Minggu 1 Februari 2026.  Padahal, Warsh yang pernah menjabat gubenur the Fed, termasuk yang mempertahankan bahkan menaikkan suku bunga.

Hal tersebut berlawanan dengan keinginan Presiden Trump selama ini yang menginginkan suku bunga the Fed turun. “Trump nampaknya ingin menguji Warsh apakah akan mengikuti kemauan Trump atau tidak, atau sudah ada deal-deal tertentu,” ucap Ibrahim.

Menurutnya, pasar akan melihat sampai bulan April, kebijakan Trump untuk menurukan suku bunga akan terealisasi. Kondisi ini menyebabkan kepanikan pasar yang membuat harga emas dunia dan logam mulia turun drastis.

Baca Juga: Rupiah Masih Tertekan ke Rp16.786 per Dolar AS

Baca Juga: Akhir Pekan, IHSG Ditutup Naik 1,18 Persen

Selain itu, situasi kemananan di AS sendiri sedang tidak kondusif karena aksi protes di kota Minneapolis. Aksi yang disertai aksi mogok belajar para mahasiswa itu, menuntut penarikan agen imigrasi federal.

Para demonstran turun ke jalan setelah aksi penembakan aparat imigrasi terhadap dua warga AS. Aparat juga melakukan tindak kekerasan pada para pengunjuk rasa.

Aksi unjuk rasa tersebut memicu kemarahan Partai Demokrat, apalagi Minneapolis adalah basis Partai Demokrat. Imbasnya, terjadi kebuntuan pembahasan anggaran untuk departemen keamanan dalam negeri.

Kebuntuan tersebut,  membuat pemerintah AS kembali mengalami shutdown atau penghentian sementara operasional pemerintahan.  Kondisi ini juga akan mempengaruhi sentimen pasar.

Namun, Ibrahim mengingatkan pelaku pasar untuk tetap berhati-hati dalam melakukan transaksi emas. Karena masih ada faktor kuat lainnya yang dapat mendorong kenaikan harga emas, diantara tensi geopolitik di Timur Tengah terkait rencana serangan ke Iran.

“Saya mengkhawatirkan bahwa di minggu depan perang besar itu akan terjadi di temur tengah, dan membuat harga emas dunia kembali naik. Jadi harus berhati-hati siapapun yang melakukan transaksi di emas dunia,” ucap Ibrahim.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....