Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja
- 17 Des 2025 11:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kementerian Ekonomi Kreatif menerima laporan statistik ekonomi kreatif dari BPS. Laporan itu menunjukkan kinerja ekraf melampaui target nasional dan menyerap 27,4 juta pekerja.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut terjadi lonjakan signifikan tenaga kerja ekonomi kreatif pada 2025. “Sektor ini telah menyerap 27,4 juta pekerja dan menjadi kontributor penting penyerapan tenaga kerja,” katanya saat memaparkan laporan tersebut ke Kementerian Ekraf pada Selasa (16/12/2025).
BPS mencatat pekerja ekonomi kreatif mencapai 18,70 persen dari total penduduk bekerja. Angka tersebut melampaui target 2025 sebesar 25,55 juta orang.
Lebih dari separuh tenaga kerja ekonomi kreatif berusia di bawah 40 tahun. Kondisi ini menunjukkan ekraf relevan sebagai sumber lapangan kerja generasi muda.
Kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional terus menguat dalam beberapa tahun terakhir. Nilai PDB ADHB ekonomi kreatif 2024 mencapai Rp1.611,2 triliun atau 7,28 persen.
Amalia menyatakan pertumbuhan PDB ekonomi kreatif melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. “Pertumbuhan PDB ekraf 2024 mencapai 6,57 persen, melampaui nasional 5,03 persen,” ujarnya.
Dari sisi ekspor, ekonomi kreatif mencatat nilai 26,68 miliar dolar AS hingga Oktober 2025. Nilai tersebut melampaui target RPJMN 2025 sebesar 26,44 miliar dolar AS.
Subsektor fesyen menjadi penyumbang ekspor terbesar, disusul kriya. Amerika Serikat menjadi tujuan utama ekspor, diikuti Swiss dan Jepang.
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menilai capaian ini didukung data akurat dan berkelanjutan dari BPS. Menurutnya, statistik menjadi dasar penting perumusan kebijakan berbasis data.
“Kolaborasi ini kami hidupkan kembali sebagai implementasi Asta Ekraf, khususnya Ekraf Data,” kata Teuku Riefky. Ia menegaskan ekonomi kreatif telah menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....