IHSG Dibuka Zona Hijau, Diperkirakan Menguat Hari Ini
- 15 Des 2025 10:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan hari ini, Senin (15/12/2025), di zona hijau. Dari pantauan di Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,52 persen ke level 8.705.
Pada akhir pekan kemarin, IHSG naik 0,46 persen (40 poin) ke level 8.660,50 saat penutupan perdagangan. "Hari ini IHSG diperkirakan akan 'bullish' (menguat) dengan level support 8.550 dan level resintansi 8.780," kata Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin (15/12/2025).
Baca Juga:
Aksi Ambil Untung Mereda, IHSG Ditutup Menguat
Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat terhadap Dolar AS
Menurut Tim Phillip Sekuritas, IHSG menguat di tengah melemahnya bursa saham di kawasan Asia. Bursa saham Nikkei 225 Jepang, KOSPI Korea Selatan dan TAIEX Taiwan merosot lebih dari 1 persen di awal sesi perdagangan.
"Pelemahan terjadi saat pasar sedang menantikan rilis data ekonomi Tiongkok untuk bulan November. Antara lain data Penjualan Eceran, Investasi Aset tetap (Fixed-Asset Investment) dan produksi industri," ucap Tim Phillip Sekuritas.
Sementara itu, indeks saham utama di Wall Street, Amerika Serikat akhir pekan lalu ditutup turun cukup tajam. Penurunan didorong oleh rotasi saham-saham sektor teknologi ke saham-saham yang menawarkan nilai (Value stocks).
Sementara itu, saham-saham yang bersifat siklikal mendapat dukungan. Tepatnya, setelah The Fed memangkas suku bunga untuk bulan Desember 2025.
Saham-saham siklikal adalah saham yang pergerakannya lebih sensitif terhadap siklus ekonomi. Pada saat yang sama, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury notes) melonjak tajam.
"Surat utang bertenor 10 tahun melonjak lebih dari 4 basis poin menjadi 4,19 persen. Lonjakan terjadi setelah Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee memperingatkan mengenai pemangkasan suku bunga lebih lanjut," ujar Tim Phillip Sekuritas.
Saat ini para pelaku pasar melihat 24 persen peluang bahwa the Fed akan memangkas suku bunga pada Januari 2026. The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga lagi sebesar 25 bps.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....