Apa itu Black Friday? Berikut Penjelasannya
- 28 Nov 2025 15:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Black Friday dikenal sebagai hari belanja besar yang jatuh setelah Thanksgiving di Amerika Serikat. Hari ini populer karena menawarkan diskon besar yang menarik banyak pembeli.
Istilah Black Friday awalnya dipakai polisi Philadelphia pada 1960-an. Mereka memakainya untuk menggambarkan kemacetan besar setelah Thanksgiving.
Seiring waktu, maknanya berubah menjadi momen belanja besar menjelang liburan akhir tahun. Pengecer memanfaatkan hari itu untuk menawarkan promo besar kepada pembeli.
Di Amerika, Black Friday menandai dimulainya musim belanja Natal. Banyak toko menawarkan potongan harga besar untuk menarik konsumen.
Fenomena Black Friday kemudian menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Pengaruh global e-commerce membuat tradisi ini ikut hadir di banyak platform lokal.
Meskipun bukan tradisi nasional, Black Friday tetap dirayakan beberapa merek di Indonesia. Banyak toko online dan offline yang menawarkan promo serupa untuk menarik minat pembeli.
Sebagian retailer menggabungkan Black Friday dengan momen belanja lokal seperti Harbolnas. Kombinasi ini membuat akhir tahun menjadi periode promo menarik.
Black Friday di Indonesia biasanya hadir sebagai strategi pemasaran jelang akhir tahun. Promo besar dianggap mampu meningkatkan penjualan dan menghabiskan stok lama.
Konsumen Indonesia juga memanfaatkan momen ini untuk mencari barang dengan harga lebih murah. Namun pembeli tetap disarankan memeriksa kebutuhan sebelum berbelanja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....