Dibuka Menguat, Fluktuasi IHSG Diperkirakan Masih Tinggi

  • 29 Okt 2025 11:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau masih berfluktuasi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,18 persen ke level 8.107,38, setelahnya IHSG turun ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan hari Selasa kemarin, IHSG juga turun 0,30 persen ke level 8.092,63. "IHSG masih mengalami fluktuasi yang tinggi sentimen isu perubahan metodologi free float MSCI terhadap saham-saham di Indonesia," kata Ekonom Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, Rabu (29/10/2025)

Baca Juga: Rupiah Terus Berfluktuasi, Hari Ini Dibuka Melemah

Baca Juga: Perdagangan Masih Lesu, IHSG Gagal 'Rebound'

Investor asing, lanjut Rully, mencatatkan net outflow (aliran modal keluar) yang cukup signifikan, mencapai Rp1,4 triliun. "Sentimen MSCI masih dapat memengaruhi pergerakan IHSG ke depan terutama apabila berpengaruh terhadap flows dari investor asing," ucapnya.

Rully juga mengatakan, saat ini pasar akan mengamati rilis kinerja emiten. Beberapa Perusahaan yang baru merilis laporan keuangan menunjukkan perkembangan yang bervariasi.

Saham Antam (ANTM) misalnya, mencatatkan kinerja yang lemah pada triwulan ketiga tahun ini. Penurunan kinerja Antam karena efek penghentian sementara operasi tambang Grasberg.

Sementara itu, BNI Sekuritas mencatat saham yang paling banyak dijual asing Selasa kemarin adalah BBRI, BMRI, DSSA, AMMN dan ASII. "IHSG berpotensi 'rebound' hari ini, setelah dua hari kemarin tes support kuat di 8.000," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.

Ia memperkirakan, IHSG akan bergerak di level support di rentang 7.950-8.000. Sedangkan di level resitansi di rentang 8.150-8.200.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....