IHSG Tiba-Tiba Anjlok di Sesi Pertama Perdagangan

  • 27 Okt 2025 13:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba anjlok di sesi perdagangan pertama Senin (27/10/2025). IHSG terpantau turun lebih dari 3 persen, mencapai level 7.959 dari sebelumnya 8.322,22 saat pembukaan perdagangan.

Sebanyak 573 saham harganya turun pada sesi pertama perdagangan. Sedangkan 219 saham stagnan dan hanya 164 saham yang harganya naik.

Baca juga: IHSG Berpeluang 'Rebound' Setelah Melemah di Akhir Pekan

Bloomberg melaporkan penurunan indeks saham merupakan yang terendah dalam lima bulan terakhir. Anjloknya IHSG disebabkan kekhawatiran pasar terhadap rencana perubahan metodologi perhitungan free float saham.

Investor merasa khawatir hal itu akan mengubah bobot saham perusahaan-perusahaan Indonesia yang masuk indeks MSCI. Sehingga ini akan memicu sentimen risk off di mana para investor cenderung menghindari risiko.

"Namun rencana perubahan tersebut belum terkonfirmasi," ucap analis pasar uang dan pasar modal, Lukman Leong. Di sisi lain, rotasi saham konglomerat yang berkapitalisasi pasar besar ke saham fundamental blue chip masih berlangsung.

Indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) sering menjadi acuan investor saham global. Indeks ini memuat data kinerja bursa saham seluruh dunia dan dikenal sangat ketat dalam penyusunannya.

MSCI juga menyusun indeks saham-saham besar dan menengah di pasar saham Indonesia. Masuknya emiten ke MSCI Indonesia Index akan menaikkan posisinya karena akan menarik aliran modal kepada mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....