IHSG Diperkirakan 'Rebound' setelah Anjlok Kamis Kemarin

  • 26 Sep 2025 09:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan 'rebound' (kembali naik) dalam perdagangan Jumat (26/9/2025). IHSG anjlok 1,06 persen ke level 8.040,66 pada penutupan perdagangan Kamis kemarin.

Penurunan IHSG Kamis kemarin disertai dengan net sell (jual bersih) oleh investor asing sebesar Rp879 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah ANTM, BBCA, BRPT, AMMN, dan BBRI.

"IHSG berpotensi rebound hari ini. Level support di rentang 7.970-8.000 dan level resistansi di 8.060-8.100," kata Head of Retail Research, Fanny Suherman.

Saham BRPT melemah hingga 6,9 persen menjadi 3.510. Adapun Saham BBRI turun 2,4 persen menjadi 4.070.

Ekonom dari Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto menilai, pergerakan IHSG masih sangat spekulatif. Kondisi itu terjadi karena tidak didukung oleh faktor fundamental.

"Pergerakan pasar saham di Indonesia sangat sulit diprediksi dan tidak mencerminkan kondisi fundamental. Sepanjang tahun 2025, peran saham-saham konglomerasi sangat besar dalam mendorong IHSG hingga mencapai rekor-rekor tertinggi," ujar Rully.

Sisi lain, tambahnya, investor asing terus mencatatkan net sell saham-saham blue chip seperti BBCA dan BMRI. Sementara itu, pemerintah saat ini mengambil stance pro-growth yang cukup agresif, didukung BI dengan instrumen-instrumen moneternya.

"Kami melihat hal ini memiliki risiko yang besar. Yakni kenaikan inflasi, pelemahan rupiah, pelebaran defisit fiskal, dan pelebaran defisit neraca transaksi berjalan," ucap Rully.

Bursa saham di Amerika Serikat melemah tiga hari berturut-turut. Pelemahan disebabkan oleh penurunan tajam saham Oracle dan kenaikan yield obligasi pemerintah AS.

Bursa saham di Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada Kamis kemarin, dipengaruhi aksi jual saham para investor di bursa saham AS. Para investor menjual saham-saham teknologi terkemuka di Wall Street seperti Nvidia dan Oracle untuk hari kedua berturut-turut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....