IHSG Naik Meski Terjadi Aliran Modal Keluar
- 03 Sep 2025 19:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau sepanjang sei perdagangan Rabu (3/9/2025). Menurut Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup naik 1,08 persen atau 84 poin ke level 7.885,86.
Sebanyak 420 saham harganya naik, 252 saham stagnan, dan 284 saham harganya turun. Saham sektor energi, finansial dan barang primer naik paling kuat dan menopang kenaikan IHSG.
Namun, menurut Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia, hari ini terjadi aksi jual oleh investor asing sebesar Rp1,2 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BRMS, ANTM, KLBF dan BREN.
Baca juga: Aktivitas Kembali Normal, IHSG Bergerak Naik
Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 36,59 miliar lembar dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,14 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan mencapai Rp18,26 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp14.253 triliun.
Sementara itu, bursa efek di Asia ditutup dengan indeks harga saham yang bervariasi dengan kecenderungan melemah. "Para investor menimbang dampak lonjakan imbal hasil obligasi serta perkembangan perang tarif global," ucap Tim Phillip Sekuritas.
Indeks Nikkei 225 turun 0,88 persen dipicu kekhawatiran akan kesehatan keuangan pemerintah Jepang. Kekhawatiran muncul seiring tersebarnya kabar Perdana Menteri Shigeru Ishiba akan mengundurkan diri.
Menurut Tim Phillip, terjadi aksi jual di pasar obligasi global yang meluas hingga ke Asia. Imbal hasil surat utang Pemerintah Jepang (JGB) mencapai rekor tertinggi.
"Ada kekhawatiran investor terhadap meningkatnya utang pemerintah sejumlah negara, seperti Jepang dan AS," katanya. Tim Phillip Sekuritas menambahkan mereka juga mengkhawatirkan prospek pertumbuhan ekonomi dunia ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....