Aksi Buruh Damai Dongkrak Penguatan Rupiah
- 28 Agt 2025 20:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah berhasil melanjutkan penguatannya terhadap dolar AS dalam penutupan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah naik 0,09 persen atau 15 poin menjadi Rp16.352 per dolar AS.
Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, aksi buruh yang kondusif hari ini ikut mendorong penguatan rupiah. “Aksinya berjalan dengan damai dan tidak anarkis,” kata Ibrahim, Kamis (28/8/2025).
Baca Juga:
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat 0,08 Persen
Hari Ini, Pergerakan IHSG Diperkirakan Masuk Fase Konsolidasi
Aksi berjalan damai karena ada kerja sama yang baik antara kordinator aksi dengan aparat yang mengawal aksi tersebut. “Unjuk rasa merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, DPR juga mendengar dan menampung tuntutan mereka,” ucap Ibrahim.
Dari sisi faktor eksternal, pasar mencermati bagaimana India merespon tarif baru yang dikenakan Trump menjadi 50 persen. Presiden AS menggandakan tarif dagang terhadap India karena membeli minyak dari Rusia.
Pasar juga masih menunggu perkembangan kebijakan suku bunga bank sentral AS, The Fed. Setelah Ketua The Fed, Jerome Powell menyampaikan pidato yang ‘dovish’ (lunak) terkait kebijakan suku bunga di simposium Jackson Hole.
Kemudian, Presiden The Fed New York, John Williams juga menyampaikan pernyataan yang sama. “Wlliam mengatakan, suku bunga kemungkinan akan turun, suatu saat,”ujar Ibrahim.
Para pengambil kebijakan, masih akan melihat data ekonomi terbaru AS, sebelum memutuskan soal suku bunganya. Seperti data perkembangan inflasi dan data tenaga kerja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....