Penutupan Perdagangan, Rupiah Tergerus 43 Poin
- 28 Jul 2025 17:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar makin melemah terhadap dolar AS dalam penutupan perdagangan hari ini. Mengacu pada data Bloomberg, rupiah turun 0,27 persen atau 43 poin menjadi Rp16.363 per dolar AS.
Pasar menyambut positif berita kesepakatan kesepakatan kerangka kerja AS-Uni Eropa yang meliputi pemangkasan tarif dari 30 persen menjadi 15 persen. Sementara itu, para pejabat AS dan Tiongkok rencananya akan bertemu di Stockholm untuk mengupayakan perpanjangan gencatan senjata tarif selama tiga bulan.
"Menurut laporan South China Morning Post, kedua belah pihak ingin memperpanjang gencatan senjata tarif sebelum berakhir pada 12 Agustus. Tanpa rencana untuk mengenakan bea baru atau meningkatkan ketegangan," ujar Ibrahim, Senin (28/7/2025)
Pasar, menurutnya, kini menantikan keputusan kebijakan moneter The Fed pekan ini. The Fed diperkirakan masih akan menahan suku suku bunga akan tetap stabil antara 4,25 persen dan 4,5 persen
Probabilitasnya menunjukkan peluang 96 persen The Fed mempertahankan suku bunga, 4 persen menurunkan suku bunga 25 basis poin. Penurunan kemungkinan dilakukan paling cepat pada pertemuan di bulan September.
"Pasar juga akan memantau dengan cermat konferensi pers Pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Sebagian besar pejabat The Fed lebih memilih menunggu dan melihat bagaimana tarif akan memengaruhi perekonomian," ucap Ibrahim.
Di dalam negeri, Ibrahim mencermati data kemiskinan yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Di mana terdapat 23,85 juta penduduk miskin di Indonesia hingga Maret 2025, jumlahnya terendah dalam dua dekade terakhir
Sementara itu, data Kementerian Ketenagakerjaan menyebutkan, sepanjang Januari - Juni 2025, tercatat ada 42.385 pekerja yang mengalami PHK. Jumlahnya melonjak 32,19 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang sebanyak 32.064 orang.
Jawa Tengah menjadi provinsi dengan PHK tertinggi sepanjang semester pertama mencapai 10.995 orang. Diikuti dengan Jawa Barat, 9.494 orang, Banten 4.267 orang dan DKI Jakarta 2.821 orang.
Kondisi kemiskinan dan tingginya angka PHK bisa memberikan sentimen negatif pada pasar. Sehingga dapat mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS .
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....