OJK Bekali Perencana Keuangan Jadi Duta Literasi
- 29 Apr 2025 00:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan Training of Trainers (TOT) para perencana keuangan perempuan. Sebanyak 100 perencana keuangan perempuan tersebut merupakan Duta Literasi Keuangan Syariah.
Kegiatan training ini menjadi bagian program Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah (SICANTIKS). Tema yang dikedepankan adalah “Kartini di Era Digital: Perencana Keuangan Perempuan sebagai Penggerak Literasi Keuangan Syariah."
"Kegiatan ini untuk mendorong peran perencana keuangan untuk bisa menjelaskan apa itu keuangan syariah. Setelah itu bisa merekomendasikan dan mendorong masyarakat untuk menggunakan produk keuangan syariah," kata Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, Mohammad Ismail Riyadi dalam kegiatan yang berlangsung di Jakarta, Senin (28/4/2025).
Baca Juga:
Rupiah Masih Melemah Jadi Rp16.855 per Dolar AS
Mayoritas Saham Menguat, IHSG Naik ke Level 6.722
Sementara Ketua Financial Planning Standard Board Indonesia, Tri Joko Santoso menyambut baik kegiatan Training of Trainers keuangan syariah. Utamanya bagi perencana keuangan tersertifikasi, karena bisa membantu OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah
"Jadi para perencana keuangan ini bukan hanya sekedar menjalankan profesinya untuk mencari uang. Tapi mereka juga bisa berperan dalam membantu literasi keuangan syariah, dan meningkatkan inklusinya," ucap Tri Joko.
Survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik tahun 2024, menunjukkan ada gap antara literasi dan inklusi keuangan syariah. Literasi keuangan syariah sudah mencapai 39 persen, tapi inklusi keuangan syariah hanya 12 persen.
OJK berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan tersebut melalui membuat program Penggerak Duta Literasi Keuanga. "Program tersebut bertujuan untuk memantau implementasi Training of Community yang dilakukan oleh Duta Literasi Keuangan, termasuk Keuangan Syariah," ujar Ismail
Melalui sinergi kedua program, diharapkan akan menghasilkan pelaksanaan edukasi keuangan syariah yang semakin optimal. Sehingga kegiata literasi dan inklusi ini juga dapat menjangkau seluruh masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....