BI Masih Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen
- 23 Apr 2025 15:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) April 2025 masih mempertahankan suku bunga (BI Rate) di level 5,75 persen. Demikian pula suku bunga fasilitas deposito yang tetap 5 persen dan suku bunga fasilitas pinjaman sebesar 6,5 persen.
"Kami konsisten berupaya menjaga inflasi 2025-2026 tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1 persen," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, Rabu (23/4/2025). Menurut dia, ini juga bertujuan untuk mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah sesuai fundamentalnya serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga: Pasar Tunggu Pengumuman BI, IHSG Dibuka Naik Tajam
Perry menambahkan BI terus mencermati ruang penurunan suku bunga dengan mempertimbangkan stabilitas nilai tukar rupiah. Selain itu prospek inflasi dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi juga menjadi perhatian.
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, BI akan mengoptimalisasikan sistem pembayaran dan kebijakan makroprudensial. Terkait hal itu, BI telah memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) sejak 1 April 2025.
"Penguatan tersebut untuk lebih mendorong kredit perbankan kepada sektor-sektor prioritas," ucapnya. Terutama yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
BI juga akan terus memperluas penggunaan sistem pembayaran digital khususnya kepada sektor perdagangan dan UMKM. Sedangkan untuk menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah, BI akan terus melakukan intervensi ke pasar keuangan.
Di pasar uang luar negeri, itu dilakukan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF). Sedangkan di pasar domestik melalui transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF).
Upaya menjaga stabilisasi tukar rupiah juga dilakukan dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. "Ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan kecukupan likuiditas perbankan," kata Perry.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....