Rupiah Ditutup Menguat Jadi Rp16.485/Dolar AS

  • 20 Mar 2025 19:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah menguat dalam penutupan perdagangan sore ini, Kamis (20/3/2025). Data Bloomberg menunjukkan, Rupiah naik 0,28 persen (46 poin) menjadi Rp16.485 per dolar AS.

"Pasar agak lega dengan pengumuman Bank Sentral Amerika Serikat yang tidak mengambil tindakan drastis dalam menghadapi perang dagang. Namun bank sentral memangkas perkiraan pertumbuhan tahunannya dan mengatakan pihaknya memperkirakan inflasi yang lebih tinggi," kata Ibrahim Assuaibi dalam analisisnya terhadap Rupiah dan Dolar AS, Kamis (20/3/2025).

Risiko global kemungkinan meningkat setelah Israel kembali melakukan agresi militernya di Gaza. AS juga masih melakukan serangannya ke kelompok Houthi di Yaman.

Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy meyakini akan adanya gencatan senjata dengan Rusia. Gencatan senjata akan mendorong pelonggaran sanksi ekonomi bagi Rusia.

Selanjutnya, fokus utama pasar tertuju pada langkah fiskal Beijing untuk mendukung belanja swasta dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sisi moneter, Bank Rakyat Tiongkok mempertahankan suku bunga acuan pinjaman utamanya tidak berubah seperti yang diharapkan.

Dari sisi internal, Ibrahim masih menyoroti Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2025, utamanya masalah penerimaan pajak. "Penerimaan pajak menjadi sorotan setelah muncul permasalahan dalam implementasi sistem Coretax," kata Ibrahim.

Hingga akhir Februari, penerimaan pajak mencapai Rp187,8 triliun atau 8,6 persen dari target. Sementara penerimaan dari bea cukai sebesar Rp52,6 triliun, sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp76,4 triliun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....