Rupiah Berpeluang Menguat setelah Rilis Data Inflasi AS
- 13 Mar 2025 09:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah berpeluang menguat terhadap dolar AS hari ini, setelah rilis data inflasi Amerika Serikat (AS). Rupiah turun 0,27 persen (43 poin) menjadi Rp16.452 per dolar AS, pada penutupan perdagangan Rabu kemarin.
"Semalam data indeks Harga Konsumen AS bulan Februari tercatat sebesar 2,8 persen secara tahunan. Kenaikannya lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 3 persen," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Kamis (13/3/2025).
Baca juga: IHSG Naik Tajam 1,82 Persen pada Penutupan Perdagangan
Rupiah Makin Turun Jadi Rp16.408 per Dolar AS
Ia menilai, tingkat inflasi yang lebih rendah ini akan membuka ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan AS lagi. Ekspektasi ini bisa memberikan tekanan ke dolar AS.
"Namun demikian, pasar masih mewaspadai ancaman perang dagang. Karena Trump (Presiden AS) masih menebar ancaman kenaikan tarif ke negara lain, kali ini ke negara-negara Eropa," ucapnya.
Ariston memperkirakan, rupiah menguat ke arah Rp16.400 hari ini. Adapun potensi resisten di kisaran Rp16.480 per dolar AS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....