Analis Memperkirakan IHSG Bergerak 'Sideways' Hari Ini

  • 25 Feb 2025 08:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Analisis Pasar Saham, Fanny Suherman memperkirakan, pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia sideways (datar), Selasa (25/2/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,78 persen ke level 6.749, pada penutupan perdagangan Senin kemarin.

Penurunan IHSG disertai net sell (jual bersih) oleh investor asing sebesar Rp656 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, BBNI, MDKA, dan BREN.

"Hari ini IHSG berpotensi sideways, di level support IHSG akan bergerak di rentang 6.650-6.680. Adapun di level resist IHSG diperkirakan bergerak di rentang 6.800-6.850," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas tersebut, Selasa (25/2/2025).

Baca juga: Pasar Cermati Danantara, IHSG Ditutup Turun 53 Poin

Fanny melanjutkan, satu sisi, bursa saham global bergerak beragam. Kekhawatiran akan kebijakan tarif Trump masih mewarnai sentimen pasar.

Indeks Wall Street di Amerika Serikat mayoritas turun pada penutupan perdagangan Senin kemarin. Hanya indeks Dow Jones yang naik tipis 0,08 persen.

"Sentimen pasar tertekan oleh kekhawatiran terkait kebijakan tarif perdagangan Presiden Trump terhadap mitra dagang utama. Trump menegaskan bahwa tarif impor terhadap Kanada dan Meksiko akan tetap diberlakukan setelah tenggat waktu penundaan selama satu bulan," ujar Fanny.

Dia menambahkan, pasar juga sedang menantikan laporan keuangan dan data ekonomi utama pekan ini. Akibatnya, bursa saham Asia ikut loyo pada Senin kemarin, terdorong kekhawatiran data ekonomi AS.

Indeks Kospi Korea Selatan terpangkas 0,35 persen, indeks Hang Seng berjangka di Hong Kong melemah 0,08 persen. CSI 300 Tiongkok turun 0,22 persen, Shanghai Composite melemah 0,18 persen, dan Taiex Taiwan berkurang 0,70 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....