Ketidakpastian Global Tinggi, Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia Terjaga
- 24 Jan 2025 18:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menilai Stabilitas Sistem Keuangan pada triwulan IV-2024 tetap terjaga. Sementara ketidakpastian global meningkat dan pertumbuhan ekonomi dunia tidak merata.
"Negara-negara maju seperti Amerika Serikat pertumbuhan ekonominya masih kuat. Sedangkan negara-negara Eropa dan Tiongkok masih berjuang mendorong pertumbuhan ekonominya," kata Ketua KSSK yang juga Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (24/1/2025).
Memasuki triwulan I-2025, menurut Menkeu, KSSK akan terus memantau dan mengantisipasi perkembangan yang terjadi. KSSK melihat masih ada potensi 'downside risk' (risiko yang berdampak negatif) serta dinamika eksternal.
"Dinamika eksternal utamanya risiko geopolitik. Yang bisa menimbulkan dampak rambatan pada perekonomian dan sektor keuangan domestik," ucap Menkeu
Melihat perkembangan yang terjadi saat ini, dalam rapat berkala pertama di tahun 2025, KSSK menyepakati pentingnya meningkatkan kewaspadaan. KSSK juga sepakat meningkatkan koordinasi dan sinergi guna memitigasi dampak rambatan kondisi eksternal terhadap kondisi di dalam negeri.
KSSK menyebut kebijakan bank sentral AS juga memberi pengaruh paling besar pada kondisi ketidakpastian di pasar keuangan global. "Dampak pengenaan tarif oleh pemerintahan baru di AS, diperkirakan akan membuat penurunan inflasi jadi tertahan," ujar Sri Mulyani.
Sehingga inflasi di AS kemungkinan akan naik lagi, dan akan berdampak pada terbatasnya penurunan suku bunga. AS juga diperkirakan akan lebih ekspansif dalam kebijakan fiskalnya dan mendorong imbal hasil obligasi AS tetap tinggi.
"Imbasnya, indeks dolar akan berada dalam trend meningkat dan akan menambah tekanan pada mata uang lainnya. Awal 2025, tekanan dolar terlihat tetap kuat dan membuat nilai tukar rupiah terdepresiasi 1,14 persen hingga 21 Januari 2025," kata Sri Mulyani, menutup keterangannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....