Pasar Amati Arah Kebijakan Trump, IHSG Ditutup Turun

  • 23 Jan 2025 17:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau sepanjang hari ini, namun menurun menjelang penutupan perdagangan. Sehingga, IHSG ditutup di zona merah, turun 0,34 persen (24 poin) ke level 7.232.

Volume saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 15,5 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 1,38 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan mencapai Rp14,11 triliun dan kapitalisasi pasar modal hingga sore ini tercatat Rp12.506 triliun.

Sebanyak 365 saham harganya stagnan, 335 saham harganya turun, hanya 255 saham yang harganya naik. Tim Phillip Sekuritas Indonesia menyebutkan, tiga sektor yang menekan IHSG adalah sektor bahan baku, properti dan barang primer.

Menurut Tim Analis Phillip Sekuritas, IHSG melemah di tengah pernguatan bursa saham Asia dalam penutupan perdagangan hari ini. “Pasar Asia masih mencermati beberapa hari pertama pemerintahan Trump, yang telah memberikan sinyal beragam pada investor,” ujar Tim Phillip Sekuritas, Kamis (23/1/2025).

Trump mempertegas ancaman tarif terhadap Tiongkok, namun belum meningkatkan eskalasi perang dagangnya. Sementara, Tiongkok berusaha meyakinkan para investor atas komitmen pemerintah untuk mendukung pasar saham dan menopang harga saham.

Dari Jepang, bank sentral negara tersebut disebutkan siap menaikkan suku bunga pada Jumat besok. Kenaikan suku akan menjadi kenaikan suku bunga ke level tertinggi sejak 2008.

“Bank of Japan membuat kemajuan yang stabil menuju normalisasi kebijakan moneter. Sementara bank sentra AS dan bank sentral Eropa mempertimbangkan siklus pelonggaran moneter mereka,” kata Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia.

Hari ini, berdasarkan catatan Tim Phillip Sekuritas, terjadi 'net buy' (beli bersih) oleh investor asing sebesar Rp14,56 miliar. Saham-saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBRI, BMRI, BREN, GOTO dan AADI.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....