Perdagangan Lesu, IHSG Ditutup Turun 30 Poin
- 24 Des 2024 19:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia ditutup turun jelang libur Natal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 7.065, turun 0,43 persen (30,69 poin).
Pelemahan IHSG disebabkan karena mayoritas harga saham stagnan dan sebagian lagi harganya turun. Hanya 292 saham yang harganya naik, 333 stagnan dan 322 saham turun.
Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas mencatat saham sektor kesehatan naik paling kuat (2,30 persen). Sedangkan saham sektor teknologi turun paling dalam (-1,68 persen).
Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan bergerak melemah. Saham yang mengalami penurunan terbesar adalah AMRT, GOTO, ESSA, SMGR dan MDKA.
Volume saham yang diperdagangan sebanyak 19,18 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 1 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp9,6 triliun dan kapitalisasi pasar modal hingga penutupan perdagangan menjadi Rp12.295 triliun.
Tim Analis Pilarmas menyebutkan, sejumlah isu yang mempengaruhi pergerakan indeks saham di Asia, termasuk di Indonesia. Diantaranya, dolar AS yang bertahan di level tertinggi dan naiknya imbal hasil obligasi Amerika Serikat.
“Menjelang kembalinya Trump ke Gedung Putih, secara global bank-bank sentral diimbau untuk berhati-hati atas jalur suku bunga. Karena ketidakpastian tarif yang direncanakan, pajak yang lebih rendah dan pembatasan imigrasi,” kata Tim Pilarmas.
Di sisi lain, indeks keyakinan konsumen di Amerika Serikat secara terduga melemah di Desember. Penyebabnya, munculnya kekhawatiran kondisi bisnis di masa datang dan meredanya 'euforia' pascapemilu.
Sementara di Tiongkok, diberitakan telah ada kesepakatan untuk menerbitkan obligasi pemerintah khusus senilai 3 triliun yuan tahun depan. Berita ini mencuat setelah Kementerian Keuangan menyatakan akan meningkatkan dukungan fiskal untuk tahun depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....