Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat 15.842/Dolar AS
- 06 Des 2024 19:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS di akhir pekan ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah naik 0,11 persen (17 poin) ke posisi Rp15.845 per dolar AS.
Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah menguat terhadap dolar seiring penantian pasar terhadap data tenaga kerja Amerika Serikat. "Fokus pasar tertuju pada data penggajian non-pertanian utama untuk November, yang akan dirilis hari Jumat," katanya, Jumat (6/12/2024).
Data hari Jumat menjadi prospek penurunan suku bunga. Kekuatan di pasar tenaga kerja akan mengurangi dorongan Fed untuk memangkas suku bunga.
Ketua The Fed Jerome Powell baru-baru ini mengisyaratkan kekuatan dalam ekonomi AS. Kekuatan itu memberi The Fed lebih banyak ruang untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga lebih lanjut.
Pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan politik di Korea Selatan menyusul desakan pemakzulan Presiden Yoon Suk-yeol. Dari Tiongkok, akan digelar Konferensi Kerja Ekonomi Pusat tahunan yang akan memberi petunjuk stimulus lanjutan dan prospek ekonomi Tiongkok.
Dari dalam negeri, Ibrahim mencermati laporan cadangan devisa yang dirilis BI, hari ini. Dimana cadangan devisa pada akhir November 2024 tercatat 150,2 miliar dolar AS, menurun dari 151,2 miliar dolar pada Oktober.
Penurunan cadangan devisa dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah. "BI menyebutkan, cadangan devisa masih mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," ujar Ibrahim mengutip laporan BI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....