Penguatan Rupiah Berlanjut Setelah Pidato Gubernur The Fed
- 05 Des 2024 10:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah dibuka masih menguat terhadap dolar AS pagi ini. Data Bloomberg menunjukkan rupiah naik 0,09 persen (14,5 poin) ke posisi Rp15.922 per dolar AS.
Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah dipengaruhi oleh pernyataan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat semalam. "Gubernur The Fed Jerome Powell memberi sinyal pemangkasan suku bunga lanjutan," kata Ariston, Kamis (5/12/2024).
Baca Juga :
Rupiah Naik Tipis di Tengah Gejolak Global
Sinyal itu mendorong penguatan rupiah hari ini terhadap dolar AS. Ditambah sentimen pasar terhadap risiko di pasar keuangan cukup positif.
Sentimen positif muncul setelah melihat indeks saham menguat. Di antaranya bursa saham Nikkei, Jepang dan Hang Seng Hong Kong.
"Sebenarnya indeks dolar AS tidak bergerak jauh pagi ini, masih di kisaran 106,30-an seperti pagi kemarin. Ini artinya pasar masih mewaspadai potensi penguatan dolar AS ke depan," ujar Ariston.
Faktor pendukung penguatan dolar, menurutnya masih belum hilang. Seperti rencana kebijakan tarif Trump, kondisi ekonomi AS yang masih bagus dan situasi konflik di beberapa tempat.
"Hari ini rupiah berpeluang menguat terbatas ke area Rp15.900. Sedangkan potensi pelemahan ke arah Rp15.950," kata Ariston.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....