Modal Asing Banyak Keluar, IHSG Anjlok ke 7.634
- 28 Okt 2024 19:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakata: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam dalam penutupan perdagangan hari ini. Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan, IHSG anjlok ke level 7.634 atau turun 0,78 persen (60 poin).
IHSG sempat naik saat pembukaan perdagangan, namun setelahnya terus turun ke zona merah. IHSG bahkan sempat menyentuh level terendah 7.599.
“IHSG melemah akibat aliran keluar modal asing yang terus meningkat. Hal tersebut disebabkan karena prospek positif di Tiongkok,” kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam analisisnya, Senin (28/10/2024).
Di Tiongkok, People’s Bank of China (bank sentral Tiongkok) menyatakan akan melakukan reverse repo bulanan. “Tujuannya untuk meningkatkan likuiditas perbankan dan memperkaya perangkat kebijakan moneter bank sentral,” ucap Tim Analis Pilarmas.
Pelaku pasar di Tiongkok juga menunggu pertemuan Kongres Rakyat Nasional awal November mendatang. Pertemuan itu akan mengumumkan potensial utang dan langkah-langkah fiskal lainnya.
Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh perkembangan Pemilu di Jepang. Partai paling berkuasa Liberal Democratic Party kehilangan suara mayoritasnya di parlemen.
“Dengan kondisi itu, pasar memperkirakan perluasan fiskal akan lebih besar dari sebelumnya. Perluasan fiksal merupakan anjuran dari koalisi oposisi,” ujar Tim Analis Pilarmas.
Sementara, volume saham yang diperdagangkan sebanyak 20,50 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 1,28 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp9,5 triliun dan kapitalisasi pasar sebesar Rp12.763 triliun.
Sebanyak 372 saham nilainya turun, 345 saham nilainya stagnan dan hanya 224 saham yang nialinya naik. Saham sektor industri naik paling kuat (0,41 persen) dan saham sektor teknologi turun paling dalam (-1,48 persen).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....