Rupiah Menguat Tipis Efek Jajak Pendapat Pilpres AS

  • 17 Okt 2024 16:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis pada penutupan perdagangan Kamis (17/10/2024). Menurut Bloomberg, rupiah naik 0,02 persen atau tiga poin ke posisi Rp15.507 per dolar AS.

Faktor eksternal masih mempengaruhi pergerakan rupiah, terutama perkembangan pemilihan presiden AS. Pasar melihat persaingan yang ketat antara Donald Trump dan Kamala Harris.

"Trump unggul di pasar taruhan daring, sedangkan Harris unggul di jajak pendapat media," kata analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi. Menurut dia, rencana Trump memangkas pajak dan melonggarkan regulasi keuangan memberikan sentimen positif pada dolar AS.

Baca juga: Ketidakpastian Global Meningkat, Harga Emas Cetak Rekor Baru

Pelaku pasar juga menunggu pemangkasan suku bunga bank-bank sentral utama dunia. Bank sentral di Eropa diperkirakan akan memotong suku bunga pada pertemuannya pekan ini.

Sementara itu, Menteri Perumahan Tiongkok, Ni Hong, menyampaikan langkah-langkah mendukung pasar properti negara tersebut. Beijing juga membuat daftar pengembang yang memiliki akses pendanaan pemerintah.

Dari dalam negeri, perkiraan menteri-menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran ikut memberikan sentimen positif pasar. Prabowo dinilai telah memilih sosok-sosok yang memiliki kompetensi di bidangnya.

"Pelantikan kabinet menjadi salah satu poin penting karena tidak hanya menyangkut masalah politik," ucap Ibrahim. Menurut dia, ini juga terkait kemampuan kabinet untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen sesuai target Prabowo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....