Rupiah Berpeluang Menguat Karena Gejolak Timur Tengah

  • 30 Sep 2024 10:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Rupiah berpeluang menguat lagi terhadap dolar AS hari ini. Posisi terakhir rupiah pada akhir pekan kemarin Rp15.125 per dolar AS, naik 0,26 persen (40 poin).

"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS setelah data inflasi PCE Amerika Serikat. Data tersebut lebih lemah dari perkiraan," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong, Senin (30/9/2024).

Baca Juga : Akhir Pekan, Rupiah Menguat Jadi Rp15.125/Dolar AS

Namun, penguatan rupiah akan terbatas karena eskalasi konflik di Timur Tengah. Sementara data manufaktur Tiongkok yang baru saja dirilis Biro Statistik Nasional diperkirakan juga akan mendorong penguatan rupiah.

Manufaktur Tiongkok berada di level 49,8, lebih tinggi dari perkiraan pasar di level 49,5. Sedangkan indeks harga belanja personal (PCE ) di AS untuk bulan Agustus, naik tipis 0,1 persen.

Lukman Leong memperkirakan rupiah akan bergerak menguat ke arah Rp15.050. Sedangkan pelemahan ke arah Rp15.075 per dolar AS.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....