Kemenkes Bersama Hipelki Berkomitmen Lakukan Transformasi Kesahatan

  • 30 Agt 2024 19:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Menteri Kesahatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya berkomitmen melaksanakan transformasi kesahatan. Hal tersebut dilakukan dengan cara kemandirian sektor farmasi.

"Kemandirian sektor kefarmasian dan sektor kesehatan merupakan kunci transformasi ketahanan kesehatan. Dan juga mendukung implementasi, transformasi primer dan lain lain," kata Menkes Budi, Jumat (30/8/2024).

Budi menyebut, saat ini Indonesia mempunyai ribuan rumah sakit dan Puskesmas, serta jutaan penduduk yang membutuhkan alat kesahatan. Untuk itu pihaknya mendorong adanya kemandirian alat kesahatan.

"Indonesia juga memiliki 400 peneliti alat kesahatan. Dan juga 800 produsen alat kesahatan yang menjadi potensi kita untuk menumbuhkan kemandirian alat kesehatan," ucapnya.

Sementara, Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia (Hipelki) baru saja melakukan Kongres Pertamanya. Pihaknya akan membangunan ekosistem kemandirian alat kesahatan (Alkes).

Ketua Umum Hipelki Randy H Teguh mengatakan, pihaknya mendukung pertumbuhan 500 pabrik Alkes. Dan mencegah bahaya laten kemandirian semu (pseudoresiliency) Alkes.

"Pertumbuhan ekosistem Alkes ini juga penting untuk mencegah kematian industri Alkes. Karena hal ini akan mengancam ketahanan kesehatan dan akan menambah beban ekonomi," katanya.

Randy mengungkapkan, Hipelki akan terus membangun hubungan dengan pemerintah. Dalam hal ini Kementerian Kesahatan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Koperasi dan UKM.

"Karena harus mengelola dinamika yang terjadi antara unsur-unsur ekosistem Alkes. Seperti peneliti, produsen Alkes, produsen bahan baku/ komponen, lab uji dan lain-lain," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....