Begini Cara Mencegah Penyakit Polio Terhadap Anak
- 21 Nov 2022 09:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Virus Polio adalah golongan Human Enterovirus yang bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja. Indonesia saat ini sedang menggencarkan vaksin Polio di seluruh Indonesia.
Dikutip dari website Kemenkes, imunisasi merupakan tindakan yang paling efektif dalam mencegah penyakit polio. Vaksin polio yang diberikan berkali-kali dapat melindungi seorang anak seumur hidup.
Pencegahan penyakit polio dapat dilakukan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat. Terutama akan pentingnya pemberian imunisasi polio pada anak-anak.
Pencegahan penularan ke orang lain melalui kontak langsung dengan menggunakan masker bagi yang sakit maupun yang sehat. Selain itu mencegah pencemaran lingkungan dan pengendalian infeksi.
Tentunya dengan menerapkan buang air besar di jamban dan mengalirkannya ke septic tank. Pencegahan dengan Vaksin Polio sendiri terbagi dari empat jenis vaksin Polio, yaitu :
1. Oral Polio Vaccine (OPV).
Jenis vaksin ini aman, efektif dan memberikan perlindungan jangka panjang sehingga sangat efektif dalam menghentikan penularan. Vaksin ini diberikan secara oral.
Setelah vaksin ini bereplikasi di usus dan diekskresikan, dapat menyebar ke orang lain dalam kontak dekat.
2. Monovalent Oral Polio Vaccines
Sebelum pengembangan tOPV, OPV Monovalen (mopVs) dikembangkan pada awal tahun 1950an. Vaksin polio ini memberikan kekebalan hanya pada satu jenis dari tiga serotipe OPV.
Namun tidak memberikan perlindungan terhadap dua jenis lainnya. OPV Monovalen untuk virus Polio tipe 1 dan tipe 3 dilisensikan lagi pada tahun 2005.
Sehingga akhirnya mendapatkan respon imun melawan serotipe yang lain. Anda harus melakukan vaksin ini untuk mencegah polio.
3. Bivalent Oral Polio Vaccine (bOPV)
Setelah April 2016, vaksin virus Polio Oral Trivalen diganti dengan vaksin virus Polio Oral Bivalen (bOPV). Bivalen OPV hanya mengandung virus serotipe 1 dan 3 yang dilemahkan.
Misalnya, dalam jumlah yang sama seperti pada vaksin trivalen. Bivalen OPV menghasilkan respons imun yang lebih baik terhadap jenis virus Polio tipe 1 dan 3.
Dibandingkan dengan OPV trivalen. Namun tidak memberikan kekebalan terhadap serotipe 2.
3. Inactivated Polio Vaccine (IPV).
Sebelum bulan April 2016, vaksin virus Polio Oral Trival (topV) adalah vaksin utama yang digunakan untuk imunisasi rutin terhadap virus Polio. Vaksin ini dikembangkan pada tahun 1950 oleh Albert Sabin.
TopV terdiri dari campuran virus polio hidup dan dilemahkan dari ketiga serotipe tersebut. TopV tidak mahal, efektif dan memberikan perlindungan jangka panjang untuk ketiga serotipe virus Polio.
Vaksin Trivalen ditarik pada bulan April 2016 dan diganti dengan vaksin virus Polio Oral Bivalen (bOPV). Yang hanya mengandung virus dilemahkan vaksin tipe 1 dan 3.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....