Mana yang Lebih Baik, Kangkung Mentah atau Dimasak?
- 13 Agt 2024 10:28 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Kangkung (Ipomoea aquatica) adalah sayuran yang populer di banyak budaya, terutama di Asia. Ketika membahas apakah kangkung lebih baik dikonsumsi matang atau mentah, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, termasuk manfaat gizi, keamanan, dan preferensi rasa.
Menurut sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Epidemiology, sayuran mentah ditemukan memiliki hubungan yang lebih kuat dengan penurunan risiko kanker pankreas dibandingkan sayuran yang dimasak. Ilmu nutrisi belum menentukan cara terbaik menyiapkan kangkung, tetapi jika Anda lebih suka kangkung mentah, Anda mungkin mendapatkan perlindungan terhadap jenis kanker tertentu.
Itu tidak berarti kangkung yang dimasak tidak layak untuk dimakan. Konsumsi buah dan sayur dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes, penyakit jantung, dan kanker tertentu. Kangkung yang dimasak mungkin merupakan pilihan yang lebih menggugah selera bagi sebagian orang, namun Garcia merekomendasikan penggunaan air rebusan sebagai kaldu sayuran kaya nutrisi untuk mendapatkan nutrisi yang larut ke dalam air.
Mengingat hal ini, para ahli nutrisi mengatakan bahwa kebanyakan orang harus fokus menambahkan lebih banyak sayuran, seperti kangkung, ke dalam makanan mereka daripada mengkhawatirkan apakah kangkung mentah atau matang lebih baik.
1. Manfaat Gizi
Kangkung Matang:
- Memasak kangkung dapat membantu menghancurkan asam oksalat, yang dapat mengikat mineral seperti kalsium dan mengurangi penyerapan kalsium dalam tubuh.
- Memasak juga dapat meningkatkan ketersediaan beberapa nutrisi, seperti beta-karoten dan beberapa vitamin B, sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh.
- Selain itu, proses memasak dapat mengurangi kandungan bakteri dan patogen yang mungkin ada, menjadikannya lebih aman untuk dikonsumsi.
Kangkung Mentah:
- Konsumsi kangkung mentah dapat mempertahankan kadar vitamin C yang tinggi, yang dapat berkurang selama proses memasak.
- Mentah, kangkung mengandung enzim alami dan senyawa fitokimia yang dapat memberikan manfaat kesehatan, seperti sifat antioksidan dan anti-inflamasi.
2. Keamanan
Kangkung Matang:
- Memasak kangkung membunuh patogen dan parasit yang mungkin ada, menjadikannya pilihan yang lebih aman dari segi risiko penyakit bawaan makanan.
- Memasak juga mengurangi asam oksalat, yang pada konsentrasi tinggi bisa berpotensi menyebabkan masalah kesehatan, seperti pembentukan batu ginjal pada orang yang rentan.
Kangkung Mentah:
- Jika tidak dicuci dengan benar, kangkung mentah bisa mengandung kotoran atau patogen dari tanah.
- Bagi individu dengan masalah ginjal atau yang rentan terhadap batu ginjal, makan kangkung mentah secara berlebihan bisa menjadi risiko karena tingginya kandungan asam oksalat.
3. Preferensi Rasa dan Tekstur
- Kangkung Matang: Memasak kangkung membuat teksturnya lebih lembut dan rasa yang lebih lembut, sering kali lebih disukai dalam hidangan seperti tumisan, sup, atau sayur.
- Kangkung Mentah: Kangkung mentah memiliki rasa yang lebih segar dan renyah, dan sering kali digunakan dalam salad atau sebagai garnish.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....