Bolehkah Anak Minum Jamu? Ini Jawaban Ahli Kesehatan Madiun

  • 27 Jul 2024 11:23 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Anak-anak sering mengalami masalah susah makan yang membuat para ibu pusing. Salah satu cara yang sering dicoba adalah memberikan jamu, yang diklaim bisa menambah nafsu makan anak. Namun, apakah sebenarnya jamu aman untuk anak-anak?

Menurut Penyuluh Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Diana Novitasari, S.KM, memberikan jamu kepada anak boleh saja, tetapi harus ada aturannya.

"Jamu tidak boleh diberikan kepada anak berusia di bawah 6 bulan, karena pada usia ini anak hanya membutuhkan nutrisi dari ASI atau susu formula," jelas Diana, jumat (26/7/2024).

Diana juga memberikan beberapa tips penting bagi ibu-ibu yang ingin memberikan jamu kepada anak-anak mereka. Jika ingin membeli jamu kemasan, pastikan produk tersebut tersegel dengan baik, memiliki izin edar dari BPOM, serta mencantumkan dengan jelas bahan-bahan yang digunakan, tanggal kedaluwarsa, dan peringatan atau cara penggunaan.

"Perhatikan betul kemasan jamu yang akan diberikan. Pastikan bahwa produk tersebut aman dan telah terdaftar di BPOM. Selain itu, baca dengan teliti bahan-bahan yang digunakan untuk memastikan tidak ada yang berpotensi menimbulkan alergi pada anak," tambah Diana.

Pemberian jamu untuk anak di atas 6 bulan hingga usia anak-anak memang boleh dilakukan dengan aturan yang ketat. Namun, lebih baik lagi jika konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan untuk memastikan keamanan dan manfaatnya bagi anak.

Dengan mengikuti panduan ini, para ibu dapat memastikan bahwa pemberian jamu kepada anak dapat dilakukan dengan aman dan efektif untuk mengatasi masalah susah makan pada anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....