Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan tanpa Makan-Minum?

  • 12 Nov 2022 08:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Warga Jakarta dihebohkan dengan temuan empat mayat sekeluarga di Perum Citra 1 Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar). Dari hasil autopsi dugaan sementara tewas karena kelaparan, karena tidak ada sisa makanan pada keempat korban.

Lantas, berapa lama manusia bisa bertahan dan apa yang terjadi jika tidak makan dan minum dalam waktu berhari-hari?

Melansir Healthline, tubuh manusia terbukti bisa menyesuaikan diri tanpa makan dan minum. Misalnya saja saat melakukan puasa jangka pendek atau ketika tidak dapat mengakses makanan dan udara untuk waktu yang sangat lama.

Hal ini memungkinkan orang untuk berhenti makan tanpa melakukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada tubuh mereka. Dibutuhkan sekitar delapan jam tanpa makan bagi tubuh untuk mengubah atau menyesuaikan cara kerja.

Sebelum itu, tentu saja menjalankan fungsi seolah-olah sedang makan secara teratur. Dalam keadaan normal, tubuh manusia mampu memecah makanan menjadi glukosa yang menyediakan energi bagi tubuh.

Setelah tubuh tidak memiliki akses ke makanan selama 8 hingga 12 jam, penyimpanan glukosa akan habis. Kemudian tubuh akan mengubah glikogen menjadi glikogen dari hati dan glukosa.

Setelah glukosa dan glikogen habis, tubuh akan mulai menggunakan asam amino untuk menyediakan energi. Proses ini akan memengaruhi otot dan dapat membawa tubuh bertahan selama tiga hari dari sebelum metabolisme membuat perubahan besar untuk menjaga jaringan tubuh tanpa lemak.

Untuk mencegah kehilangan otot yang berlebihan, tubuh mulai mengandalkan simpanan lemak untuk membuat keton untuk energi. Proses ini dikenal sebagai ketosis.

Pada proses ini tubuh akan mulai mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Tubuh bisa mempertahankan dirinya sendiri selama satu atau dua minggu tanpa makan dan minum, bahkan bisa lebih lama jika mengonsumsi udara.

Dalam sebuah studi yang dilakukan Archive Fur Kriminologie, tubuh manusia paling lama bisa bertahan tanpa minum hingga delapan hari. Lebih lama dari itu, manusia bisa meninggal dunia jika tidak menerima penanganan lebih lanjut.

Sementara tanpa makanan, manusia bisa bertahan lebih lama bahkan lebih dari satu bulan. Hal ini dikarenakan kebutuhan tubuh akan air memang lebih besar.

Manusia lebih bisa menahan rasa lapar namun tidak benar-benar bertahan dalam kehausan. Sebab, tidak akan ada proses pemecahan protein atau gula darah oleh organ tubuh saat kekurangan asupan udara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....