Berbagai Manfaat Bekam untuk Kesehatan

  • 20 Jul 2024 13:50 WIB
  •  Ampana

KBRN, Ampana : Bekam merupakan salah satu pengobatan alternatif yang cukup populer dan banyak peminatnya, karena mampu mengatasi banyak masalah kesehatan. Bekam adalah salah satu dari banyak metode pengobatan tradisional Cina untuk menghilangkan stagnasi dan merangsang aliran qi (chi). Qi adalah aliran bebas energi vital yang beredar melalui tubuh dan dunia sekitar kita. Jika qi terganggu, hal itu bisa menimbulkan stagnasi (penyumbatan) atau ketidakseimbangan dalam tubuh.

Jadi, bekam menghilangkan penyumbatan energi yang diidentifikasi oleh praktisi pengobatan Cina tradisional sebagai penghalang aliran qi yang sehat yang bisa menyebabkan penyakit. Berikut ada 9 manfaat berbekam untuk kesehatan tubuh:


1. Meningkatkan aliran darah ke kulit

Bekam terkenal mampu mengoptimalkan aliran darah. Hal ini terdapat dalam sebuah jurnal berjudul Cupping Therapy: An Analysis of The Effects of Suction on Skin and The Possible Influence on Human Health, yang dipublikasikan oleh Complementary Therapies in Clinical Practice. Menurut penelitian tersebut terapi bekam mampu meningkatkan aliran darah dan meregangkan jaringan di bawah area bekam. Ketika aliran darah berjalan baik dalam tubuh, hal ini membuat tubuh dapat menyembuhkan berbagai peradangan atau keluhan secara alami.

2. Mengubah sifat biomekanik pada kulit

Sifat biomekanik dalam kulit mampu menjaga kesehatan kulit. Kondisi ini membuat kulit tetap elastis, kulit mampu terlindungi dari berbagai paparan virus atau bakteri, hingga mencegah penuaan dini pada kulit.

3. Meningkatkan toleransi nyeri

Terapi bekam dapat menurunkan nyeri yang terjadi pada tubuh karena aliran darah yang lebih optimal. Namun, saat tindakannya, terkadang kondisi ini memicu rasa nyeri, tetapi rasa nyeri bervariasi dan tidak menyakitkan.

4. Mengurangi peradangan

Berbagai penyakit yang terjadi akibat adanya peradangan dalam tubuh dapat membaik dengan melakukan bekam. Salah satunya adalah arthritis. Melansir dari Journal of Advanced Pharmaceutical Technology and Research, terdapat sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi efek terapi bekam dengan penyakit radang sendi. Hasilnya, terapi bekam menunjukkan hasil yang efektif dan signifikan untuk mengurangi peradangan pada radang sendi, menghilangkan nyeri, hingga menurunkan kekakuan pada sendi.

5. Meningkatkan imunitas seluler

Manfaat bekam yang paling utama adalah melancarkan aliran darah. Ketika aliran darah optimal, maka imunitas seluler juga akan menjadi lebih optimal. Imunitas seluler adalah respon imun tubuh yang berfungsi mencegah paparan bakteri dan virus.

6. Menurunkan risiko penyakit asam urat

Rutin melakukan bekam diduga dapat menurunkan risiko penyakit asam urat dalam tubuh. Akan tetapi, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut terkait terapi bekam dengan penyakit asam urat. Hal yang perlu ditegaskan, kamu juga perlu menjalani pola makan dan gaya hidup sehat untuk mengelola gejala atau menurunkan risiko penyakit asam urat.

7. Mengatasi sakit kepala dan migrain

Terdapat sebuah penelitian di jurnal Biomedical Research and Therapy (2019) mengenai terapi bekam. Penelitian ini meneliti 132 orang yang mengidap sakit kepala kronis dan migrain. Hasilnya, sakit kepala yang mereka alami terasa membaik dengan menjalani terapi bekam. Mereka juga mengalami penurunan nyeri yang cukup signifikan daripada kelompok yang tidak menjalani terapi bekam.

8. Mengatasi kesuburan dan gangguan ginekologi

Melakukan bekam nyatanya dapat membantu seseorang untuk meningkatkan kesuburan dan mengatasi gangguan ginekologi yang dialami. Melansir dari jurnal Medical Acupunture dengan judul Positive Effect of Acupuncture and Cupping in Infertility Treatment, terapi akupunktur yang dilanjutkan dengan bekam dapat melepaskan stres, dan memperbaiki kondisi saluran tuba falopi sehingga meningkatkan kesuburan.

9. Mengatasi berbagai penyakit

Bekam secara tradisional juga sudah bisa kamu gunakan untuk mengatasi gangguan paru-paru seperti batuk, kongesti bronkus, dan asma. Terapi ini juga secara tradisional bisa mengatasi kelumpuhan, keluhan pencernaan, dan nyeri.Para peneliti bahkan telah mempelajari bekam, dan mereka menemukan manfaat terapi tersebut untuk beberapa kondisi seperti:

  • Kecemasan, Depresi, Sakit punggung, Varises, Tekanan darah tinggi, Eksim, Jerawat, Radang sendi, Fibromyalgia, Diabetes, Anemia, Herpes zoster (herpes zoster), Insomnia, Asam urat.

Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih para ahli butuhkan untuk mengonfirmasi manfaat dari terapi ini. Tujuannya untuk mendukung kesehatan atau penyembuhan dari penyakit.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....