Cara Membuat Eco-Enzyme dari Limbah Kulit Buah

  • 08 Jul 2024 08:34 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Limbah kulit buah memiliki manfaat untuk lingkungan, jika diolah menjadi cairan eco-enzyme. Cara membuatnya pun cukup mudah, dengan mencampur beberapa bahan.

Dosen Agribisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Diah Rina Kamardiani menjelaskan, proses pembuatan eco-enzyme dari limbah kulit buah, menggunakan campuran molase yaitu sisa dari tetes tebu, atau bisa juga menggunakan gula merah murni. Bahan-bahan itu dicampur dengan air, dengan komposisi satu bagian molase, tiga bagian bahan organik, dan 10 bagian air.

”Buahnya dipotong, lalu dimasukkan ke wadah untuk proses fermentasi. Proses fermentasi minimal berlangsung selama 3 bulan,” kata Diah melalui pernyataan tertulis, Minggu (7/7/2024).

Namun, idealnya pembuatan eco-enzyme menggunakan minimal lima macam kulit buah. Buah apapun bisa kecuali durian dan alpukat, sedangkan kulit buah yang paling baik digunakan adalah kulit buah jeruk atau kulit jeruk nipis karena aromanya yang segar.

Ia juga mengatakan, eco-enzyme dikenal dengan seribu manfaatnya, seperti untuk kulit, penyembuhan luka bakar, pembersihan kolam, dan bahkan membersihkan kloset. "Daripada limbah rumah tangga seperti kulit buah dibuang dan mengganggu lingkungan , maka lebih baik dimanfaatkan, dibuat menjadi eco-enzyme," kata Rina. (r-ws/par)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....