Dampak Buruk yang Muncul Akibat Terlalu Sering Makan Jeroan
- 02 Jul 2024 16:22 WIB
- Sintang
KBRN, Sintang: Banyak yang menyukai jeroan atau organ bagian dalam hewan yang biasanya diolah menjadi berbagai jenis masakan. Organ dalam yang paling banyak dikonsumsi, termasuk sapi, kambing, domba, babi, ayam, dan bebek dan lainya.
Beberapa organ dalam yang sering menjadi makanan adalah hati, jantung, ginjal, usus, paru, babat, lidah, otak. Hal ini karena memang banyak masakan jeroan yang lezat dan begitu menggoda.
Meskipun makanan jeroan lezat dan memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh, tapi makan jeroan juga tidak bolehsecara dikonsumsi berlebihan. Konsumsi jeroan secara berlebihan akan menimbulkan masalah bagi kesehatan.
Lalu, apa saja dampak yang ditimbulkan jika terlalu sering mengonsumsi jeroan?
1. Meningkatkan Kadar Kolestrol dalam Tubuh
Meskipin jeroan adalah makanan bergizi tinggi, Jeroan juga mengandung kadar kolesterol dan lemak jenuh tinggi yang dapat menyebabkan pembentukan plak di pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan demensia.
2. Menyebabkan Asam Urat
Pengidap asam urat sebaiknya makan jeroan secukupnya atau bahkan harus menghindarinya, karena jeroan mengandung kadar purin yang tinggi. Makan makanan dengan kandungan purin yang tinggi dapat mendorong perkembangan kerusakan sendi (bengkak dan lunak) bagi orang yang mengidap asam urat.
3. Mengalami Kelebihan Vitamin A
Bagian jeroan, yaitu hati, sangat kaya akan vitamin A. Kelebihan kadar vitamin A dalam tubuh dapat menyebabkan keracunan atau hipervitaminosis. Gejalanya berupa mual, muntah, nyeri tulang, dan gangguan penglihatan.
4. Mengalami Kerusakan Fungsi Hati dan Ginjal
Sangat penting untuk mengingat, bahwa organ dalam seperti hati dan ginjal berfungsi sebagai filter untuk racun yang masuk ke dalam tubuh. Organ ini terbebani dan bekerja keras untuk mengeluarkan racun tersebut dan tidak menyimpannya.
Vitamin A tergolong sebagai vitamin larut lemak, tubuh Anda akan menyimpan kelebihan jumlah vitamin ini di dalam hati. Penumpukan vitamin A dapat memiliki efek toksik pada tubuh dan menyebabkan kerusakan hati, bahkan cacat lahir.
Oleh karena itu, ibu hamil perlu menghindari jeroan atau membatasi porsinya. Konsumsi jeroan berlebihan pun bisa mengarah pada gangguan kelebihan zat besi. Kondisi ini ikut berdampak pada terganggunya fungsi hati. (Dari berbgai sumber)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....