Fobia, Gangguan Mental Yang Mempengaruhi Interaksi dan Aktifitas Sosial

  • 23 Jun 2024 19:52 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Surakarta : Kata “phobia” berasal dari istilah Yunani “phobos” yang berarti lari (fight), takut dan panik (panic-fear), takut hebat (terror). Orang yang mengalami kondisi ini akan mencoba menghindari hal yang memicu rasa takut atau menahannya dengan kecemasan yang besar.

Menurut Rita L Atkinson dan Richard C Atkinson, pasangan suami istri yang juga dikenal sebagai pakar Psikolog ini, fobia adalah gangguan kesehatan mental yang menimbulkan kecemasan berlebihan tanpa rasional terhadap objek yang dianggapnya menakutkan atau tidak nyaman oleh penderitanya. Gangguan mental ini dapat memengaruhi kemampuan bekerja atau berinteraksi seseorang dalam lingkungan sosial yang normal.

Saat berhadapan dengan hal yang ditakutinya, penderita fobia biasanya mengalami serangan panik yang menimbulkan gejala berupa detak jantung menjadi cepat, gagap atau tidak bisa berbicara dengan jelas, berkeringat, mual, tremor, nyeri perut, nyeri dada, pusing, bahkan merasa sesak bahkan bisa terjadi Sinkop vasovagal yaitu pingsan mendadak yang disebabkan oleh emosi yang inten saat diserang rasa ketakutan.

Dalam buku Pengantar Psikologi yang diterbitkan pada tahun 2005 Atkinson menjelaskan penyebab seseorang menderita fobia adalah

1. Pengalaman buruk, seperti halnya traumatis atau pernah mengalami hal yang kurang nyaman menurut penderita.

2. Faktor Genetik, faktor genetik menjadi andil dari orang tuanya.

3. Faktor Lingkungan, hal ini didasari dari pembelajaran pada lingkungan tempat tinggal.

4. Fungsi Neurologis atau Otak, seperti kecelakan cidera otak, usia, riwayat kesehatan keluarga.

Fobia bisa diatasi dengan melatih diri sendiri untuk berani menghadapi objek maupun situasi yang memicu rasa takut, tetap tenang dalam menghadapi segala sesuatu, dan tetap berpikir positif. Selain itu, seseorang yang memiliki fobia juga bisa memperoleh bantuan dari tenaga medis profesional (Psikolog atau Psikater) apabila perasaan takut berlebih tersebut telah mengganggu kehidupan sehari-hari. (Wiwik Martani/Penyiar)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....