Tanda Seseorang Dewasa Secara Mental dan Emosional Menurut Psikolog

  • 11 Jun 2024 22:38 WIB
  •  Fak Fak


KBRN, Fakfak : Kematangan emosional memainkan peran penting dalam hidup seseorang, ini termasuk ketika mereka menjalin hubungan dengan seseorang atau menyelesaikan konflik yang ada. Untuk mengetahui seseorang berada di titik tersebut, ada beberapa tanda dewasa secara mental dan emosional yang dapat Bunda kenali menurut psikolog.

American Psyhological Association (APA) mendefinisikan kematangan emosional sebagai tingkat pengendalian dan ekspresi emosi yang tinggi dan tepat. Orang yang matang secara emosional sadar, diri, peka terhadap emosinya, dan tahu bagaimana cara mengelolanya.

Seseorang yang matang secara emosional terus-menerus melatih berbagai keterampilan emosional dan kognitif untuk membantu mereka mengatasi situasi stres atau buruk dan mencapai resolusi yang sukses terhadap tantangan hidup.

Berikut adalah beberapa tanda seseorang yang telah dewasa secara mental dan emosional yang bisa kita ketahui:

  1. Memiliki empati
    Menjadi dewasa secara emosional berarti kita mampu mengalihkan fokus dari kebutuhan dan sudut pandang sendiri, dan fokus pada realistis emosi orang lain.
  2. Memiliki Kecerdasan.
    Seseorang yang memiliki kecerdasan emosional mampu memiliki empati dan menunjukkan kasih sayang kepada orang lain, ungkap Lisa, Lawless, Ph.D., psikolog klinis, dikutip dari laman verywell mind. Menurutnya, pikiran dan perasaan mereka dapat diungkapkan dengan cara yang sehat dan konstruktif, memastikan bahwa mereka memperlakukan orang lain dengan hormat dan menuntut hal tersebut dari orang lain.
  3. Mampu mengenali perasaan
    Orang yang telah mengembangkan kematangan emosional mampu mengenali perasaan mereka sendiri. Selain itu, mereka juga memiliki pemahaman tentang apa yang memotivasinya untuk merasakan apa yang mereka rasakan.
  4. Memiliki pemikiran terbuka dan tidak kaku
    Ciri penting lainnya dari orang yang matang secara emosional adalah mereka memiliki pemikiran yang terbuka dan tidak kaku. Hidup pada dasarnya penuh dengan tantangan, dan orang yang matang secara emosional akan menanggapi tantangan hidup dengan pikiran terbuka dan kreatif.
  5. Mampu membentuk hubungan yang sehat
    Tanda penting dari orang yang dewasa secara mental dan emosional adalah mampu menjaga hubungan sehat dan aman dengan orang lain.
  6. Bertanggung jawab
    Orang yang dewasa secara mental dan emosional mempertimbangkan bagaimana dampak dari tindakannya pada orang lain dan akan mengambil tanggung jawab ketika tindakannya menyebabkan kerugian. Mereka dapat dengan mudah meminta maaf, mengambil tanggung jawab, dan mempertanggungjawabkan tindakannya dengan memahami dan menerima konsekuensinya.
  7. Menetapkan batasan yang sehat
    Mampu menetapkan dan mempertahankan batasan yang sehat menjadi landasan untuk menjadi dewasa secara emosional.
  8. Bisa menyelesaikan konflik
    Tak dapat dipungkiri bahwa konflik akan muncul dalam hidup, namun yang terpenting adalah bagaimana mengatasinya. Orang yang dewasa dalam hal ini akan berusaha menyelesaikan konflik, daripada memperpanjang keberadaannya, atau keluar dari masalah yang ada.
  9. Mampu mengelola stres dengan cara yang tepat
    Stres dialami sebagian besar orang, namun masing-masing memiliki cara pengobatan yang berbeda. Orang yang matang secara emosional tidak akan berusaha menyingkirkan atau menghindarinya. Mereka tidak akan putus asa untuk menghadapi dan mengatasinya. Sebaliknya, mereka akan belajar bagaimana mengelola stres.
  10. Mendengarkan dan menerima sudut pandang lain
    Lindsay C. Gibson, psikolog klinis, mengatakan salah satu cara untuk mengenali orang yang dewasa secara mental dan emosional adalah mereka mendengarkan orang lain. Hal ini karena mereka yang belum dewasa secara emosional dapat membuat orang lain harus berlomba-lomba untuk menyampaikan pendapat atau membahas topik tertentu.
  11. Memperhatikan cara penyampaian kata-kata kepada orang lain
    Gibson juga mengatakan mereka sangat peka terhadap bagaimana perkataan mereka akan sampai ke orang lain.

Sekalipun sedang marah atau kesal, mereka mungkin akan berpikir dua kali sebelum mengirim pesan yang panjang atau mengatakan hal pertama yang terlintas di benaknya saat sedang marah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....