Bongkar "Ling Tien Kung" Olahraga Senam atau Terapi
- 17 Mei 2024 23:28 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Informasi Artikel ikpln.id pertama kali diindeks oleh Google pada Oktober 2021 mengutip percakapan penemu Ling Tien Kung (Awiek Wijaya) dengan Radar Surabaya usai memimpin latihan Terapi Ling Tien Kung di Lapangan Ole-Ole, Jalan Raya Ngagel Surabaya. Fu Long Swie (Awiek Wijaya) menjelaskan pengalaman setelah membaca berbagai buku-buku klasik Tiongkok yang kiranya bermanfaat dan pada akhirnya bisa memberikan inspirasi terciptanya Terapi Ling Tien Fung
Di salah satu buku disebutkan bahwa tubuh manusia itu sebetulnya punya sumber energi yang tak pernah padam. Sumber energi itu disebut Ku Sen Bu Se. Lantas Awiek Wijaya teringat fungsi aki mobil. Mobil kalau akinya lemah atau habis, mana bisa jalan? Dia menganalogikan tubuh manusia itu seperti mobil yang punya semacam 'Aki'. Semua organ tubuh manusia dan sistem koordinasinya menerima suplai energi. Seperti aki mobil, manusia pun menghasilkan arus listrik atau setrum.
Arus itu terjadi karena terjadi tegangan pada kutub positif (anoda) dan negatif (katoda). Nah, yang positif ada di anus dan negatif di pusar. Seperti halnya mobil, kalau aki sudah soak, mesin tidak jalan. Kalau aki pada tubuh rusak, maka tubuh manusia akan ringkih. Kalau dicas, tubuh kembali penuh energi. Ngecasnya itu dengan empet-empet anus. Nah, Ling Tien Kung berasal dari situ.
Ling Tien Kung telah banyak dikenal orang saat ini dengan gerakan-gerakan mirip olahraga atau senam tiongkok namun ternyata Ling Tien Kung adalah sebuah metode terapi yang di populerkan oleh Fu Long Swie alias Awiek Wijaya. Almarhum telah berpulang pada 8 Januari 2019 pada usia 84 tahun. Meninggalkan warisan terapi Ling Tien Kung yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit ringan sampai penyakit berat bila dilakukan secara rutin dan benar.
“Salah kalau Ling Tien Kung disebut senam. Beda sekali dengan senam-senam lain. Ini metode yang Saya ciptakan untuk terapi kesehatan dan penyembuhan penyakit. Maka, orang-orang yang ikut Ling Tien Kung itu datang sambil membawa penyakit. Macam-macam penyakit itu. Tapi setelah mengikuti Ling Tien Kung secara rutin, syukurlah, penyakit-penyakit bawaan mereka perlahan-lahan sembuh,” Kata Awiek meluruskan.
Senada dengan Ketua Koordinator Otonom Madiun I, Bambang Sulistyohadi menjelaskan bahwa Terapi Ling Tien Kung ini betul betul luar biasa sekali karena banyak contoh-contoh penyakit bisa sembuh, kalau orang itu terapi secara rutin dan bersungguh sungguh dipastikan pasti sehat yang penting fokus rutin sembuhkan semua penyakit.
“Terapi Ling Tien Kung tanpa obat tanpa alat, hanya gerakan saja tapi kita betul-betul menjalankan gerakan selama 40-45 menit ada 25 gerakan itu luar biasa, pasti keringatan sekali. itu sudah bisa meningkatkan energi tubuh kita diberdayakan menjadi keluar, sehingga membatasi semua penyakit,” Kata Bambang, Jumat (17/05/2024).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....